oleh

Akan Bangun Lapas Kelas IIA, Pemkab Muarojambi Serahkan Sertifikat Tanah ke Kemenkumham

Share

Muaro Jambi – Sebelumnya, Bupati Muaro Jambi telah menghibahkan tanah ke Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham) Republik Indonesia untuk pembangunan Lembaga Pemasyarakatan Perempuan kelas IIB Muarojambi, yang bertempat di KM 29 Jalintimsum, Desa Bukit Baling, Kecamatan Sekernan.

Saat itu, Hj. Masnah Busyro, Bupati Muarojambi, mengatakan. Dengan terbangunnya lapas tersebut diharapkan dapat berfungsi dengan baik, bukan hanya baik fisik dan bangunannya saja, namun baik juga pembinaannya terhadap tahanan wanita. Rabu (26/9)

Kini, Pemerintah Kabupaten Muarojambi kembali menghibahkan tanah ke Kemenkumham dengan dibuktikan penyerahan sertifikat tanah yang diperuntukkan pembangunan lapas kelas IIA Jambi, penyerahan sertifikat ini diberikan bupati Muaro Jambi yang diwakili Sekretaris Daerah Muarojambi Mhd Fadhil Arief. SE yang didampingi Kabag Hukum Setda Muaro Jambi Ahmad Ridwan, MH dan Kepala kantor Pertanahan Muaro Jambi Nurman Anthoni, A. P.tnh, MH.

Bertempat dikantor Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia di Jl. HR Rasuna Said, Kav-6-7 Kuningan, Jakarta. Penyerahan sertifikat tersebut diterima langsung oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Yasonna Laoly. Kamis (20/12).

Mhd Fadhil Arief. SE, Sekda Muaro Jambi mengatakan. Penyerahan sertifikat ini merupakan bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muaro Jambi terhadap HAM. “Ini salah satu bentuk kepedulian Pemkab Muarojambi terhadap HAM,” ujar Sekda.

Lahan yang disediakan Pemkab Muaro Jambi untuk lapas kelas IIA ini dikarnakan kapasitas lapas kelas IIA Jambi saat ini sudah melebihi kapasitas, dan sering mengalami banjir jika musim hujan. “Lebih kurang enam hektar lahan yang kita siapkan, lahan itulah yang akan dibangun lapas kelas IIA Jambi nantinya,” tambah Sekda.

Selain itu, sekda juga mengatakan. Jika dalam waktu dekat ini berkas sudah selesai semua, maka pada tahun 2019 sudah bisa dimulai pembangunannya. “Kalau tidak ada halangan, kemungkinan tahun depan sudah bisa mulai dibangun.” singkatnya

Penulis : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed