oleh

Menimalisir Kecurangan, Panwaslu Bungo Koordinasi Dengan Stakeholder

Share

MUARA BUNGO – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Bungo gelar koordinasi dengan sejumlah stakeholder. Hal ini dikatakan Abdul Hamid selaku ketua Panwaslu tentu bertujuan untuk meminimalisir kecurangan dalam Pemilu.

Abdul Hamid menyebutkan, masih banyak terjadi kerawanan seperti money politic dan ketidaktahuan masyarakat terkait kecurangan pemilu. “Selama ini masyarakat banyak takut, Karena itu kita selalu sosialisasikan,” ungkapnya. Selasa (5/12)

Ia juga mengatakan, jika ada temuan dan laporan kepada Panwas akan segera ditindaklanjuti. “Kita menjamin setiap pelapor akan kita jaga identitasnya, dan laporannyapun akan ditindaklanjuti,” tambahnya.

Dari agenda tersebut terlihat hadir sejumlah Stakeholder, mulai dari kepolisian, TNI, Dinas terkait maupun dari tokoh masyarakat serta media. “Semua yang berkaitan kita undang,” tambahnya lagi.

Ia berharap, kekurangan yang pernah ada akan diperbaiki, sedangkan kelebihan akan dipertahankan. Tentu dalam hal pengawasan daerah-daerah yang rawan.

Mahmud, perwakilan Bawaslu Provinsi Jambi mengatakan terkait kerawanan di Bungo pihaknya harus punya data. “Pemetaan kawasan rawan tetap dilakukan, namun prinsipnya Panwaskab yang lebih memahami,” katanya.

Bupati Bungo H. Mashuri dalam kesempatan tersebut juga menambahkan, dalam menjalani pengawasan yang terpenting adalah menjaga komunikasi sesama Stakeholder, mulai unsur forkopimda hingga ke tingkat Dusun. Bahkan menurut Bupati peran media juga sangat penting dalam pengawasan pemilu.

“Untuk meningkatkan pengawasan, hendaknya petugas-petugas yang dibawah seperti Panwascam dan PPL harus benar-benar dibekali kemampuan dan aturan aturan yang berlaku. Dan jika ada perubahan aturan, harus segera diedarkan serta disurati ke bawah (Panwascam dan PPL).” harap Bupati. (Tj)

Komentar

News Feed