oleh

Polres Batanghari Gelar Press Release Pengungkapan Kasus Tahun 2020

Share

Batanghari – Bertempat diruang Balai laluan. Akhir tahun 2020, Polres Batanghari menggelar konferensi Pers Kriminalitas, Kasus Menonjol dan Laka, Selasa (29/12/2020).

Konferensi pers tersebut dipimpin Oleh Kapolres Batanghari Heru Ekwanto, S.I.K yang didampingi Kabag Ops kompol Abdul Roni, Kasat Reskrim Iptu Piet Yardi, kasat Lantas AKP Nafrizal, Kasat Narkoba yang di wakili kaur Sat Res Narkoba Aiptu Kuat Sukendar, dan Beberapa jajaran Polres Batanghari lainnya.

Kapolres Batanghari, Heru Ekwanto, S.I.K mengatakan Kegiatan konferensi pers ini bukan hanya memaparkan pencapaian kinerja Polres Batanghari saja.

“Kegiatan ini bertujuan untuk evaluasi kinerja kedepan dan laporan pertanggung jawaban kepada publik atau masyarakat atas kinerja Polres Batanghari selama tahun 2020,” katanya

Setelah pembukaan acara dilanjutkan pemaparan materi yang di jelaskan oleh Kabag Ops Polres Batanghari yang mengatakan pada tahun 2020 tingkat kriminalitas mengalami penurunan jika dibandingkan tahun 2019.

“Pada tahun 2020 Jumlah Tindak Pidana Kriminal 360 Kasus dan penyelesaian tindak pidana 284 kasus, jika dibandingkan tahun 2019 kita mengalami penurunan 213 kasus,” Papar Kabag Ops

Lanjutnya, data tindak pidana Narkoba pada tahun 2020 mengalami Peningkatan kasus dibandingkan tahun sebelumnya, begitu juga dengan barang bukti yang diamankan juga meningkat .

“Pada tahun 2019 penyalahgunaan Narkoba di Batanghari 30 Kasus dan pada tahun 2020 tindak pidana Penyalah guna Narkoba 44 Kasus dan jumlah kasus yang terselesaikan 31 dan untuk 13 kasus sedang masa pembebasan,” lanjutnya

Lanjutnya, lagi untuk kriminal tindak pidana Khusus tahun 2020 berjumlah sembilan¬† kasus, Dua kasus Korupsi Satu kasus Rambah Hutan, enam kasus Migas. “Untuk tindak pidana Khusus pada tahun 2020 ini semua kasus telah terselesaikan,” tambahnya

Sambungnya, untuk laka lantas pada tahun 2020 mengalami penurunan Tujuh kasus, korban meninggal dunia 59 Jiwa, korban luka berat 46 Jiwa dan luka ringan 83 jiwa.

“Pada tahun 2020 kerugian material akibat laka lantas mencapai Rp.240.900.000, meningkat Rp.15.200.000 dibandingkan pada tahun 2019,” tutupnya

Reporter : Rendy

Komentar

News Feed