oleh

Berdalih Anggaran Dipangkas, 17 Paket Kembali Dianggarkan DPRD

Share

Tanjab Barat-, 17 Paket Jembatan Sebrang kota kabupaten Tanjung Jabung Barat tak kunjung selesai, salah seorang rekanan berdalih anggaran pembangunan jembatan yang semula dikhususkan, dipotong Untuk Covid-19. Dan pihak rekanan tidak bisa menyelesaikan Oprit pembangunan jembatan.

” Gimana kita mau mengerjakan oprit, sementara anggaran kita dipangkas tidak sesuai kontrak awal dengan alasan untuk di alihkan anggaran covid-19.”ucap Rekanan yang enggan disebutkan namanya, saat di konfirmasikan.selasa siang(13/10/2020).

Menanggapi pembangunan tak kunjung selesai untuk 17 Paket Jembatan yang berada di wilayah kecamatan Sebrang kota Kabupaten Tanjung Jabung Barat membuat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat ambil tindakan tegas terkait permasalahan pembangunan jembatan tersebut.

Pihak anggota DPRD, sangat mendorong agar pembangunan 17 jembatan yang saat ini tidak bisa melanjutkan pekerjaan dikerena pemotongan anggaran untuk Covid-19.

“Sebelumnya memang dipotong anggaran berkisar 8% untuk Covid-19. Dan itu kita sangat sesalkan kenapa harus dipotong” Ujar Hamdani, Ketua Komisi III DPRD kabupaten Tanjung Jabung Barat. Saat dikonfirmasi awak media. Selasa (13/10/2020)

Ia menyebutkan, anggaran yang telah dipotong kambali dianggarkan dan disahkan di APBD – Perubahan.

“Sudah kami masukkan dana yang terpotong tersebut, dan sudah disahkan jadi tidak adalagi alasan untuk tidak menyelesaikan pembangunan jembatan” papar Hamdani.

Namun Komisi III menyatakan, untuk kelanjutan pembangunan jembatan yang menggunakan APBD – P. Pihak Kontraktor harus kembali mengikuti lelang. Dan tidak ada lagi alasan terkait pembangunan jembatan yang saat ini mangkrak harus segera diselesaikan dalam tahun 2020. Tinggal menunggu evaluasi dari Gubernur Provinsi Jambi.

“Itu kemarin APBD Murni, sekarang APBD perubahan. Semua kontraktor harus mengikuti pelelangan apabila ingin membangun jembatan yang ada disebrang kota” tutupnya

Reporter : Ipandri Arahman Hadi

Komentar

News Feed