Dampak Corona, Sejumlah Pariwisata Ditutup

Share

Sungai Penuh – Kepala bidang pariwisata, Dinas Pariwisata dan kebudayaan Kota Sungai Penuh Syafrijal Kamil mengatakan hingga saat ini tempat-tempat objek wisata andalan yang di kelola pemerintah daerah yakni objek wisata Bukit Khayangan dan objek wisata taman Bunga masih di tutup untuk umum.

Menurut Sfafrijal Kamil menyebutkan bahwa penutupan di lakukan sejak beberapa bulan terakhir di karenakan untuk menekan penyebaran wabah virus corona lebih luas.

“Penutupan destinasi objek wisata sudah di lakukan beberapa bulan terakhir, hal ini di lakukan memutus mata rantai penyebaran virus corona” kata Syafrijal Kamil.

Terkait pembukaan kembali kedua destinasi andalan kota Sungai Penuh sambung syafrijal kamil, belum adanya ederan resmi dari pemerintah daerah.

Pihaknya masih menunggu instruksi apakah di perboleh kan di buka kembali tempat wisata maupun masih tetap di tutup.

Disamping itu, Syafrijal Kamil juga menambahkan penutupan destinasi dua objek wisata ini berpengaruh dengan pemasukan pendapatan asli daerah atau PAD Kota Sungai Penuh, untuk tahun kemaren saja selama hari raya Idul Fitri tahun 2019 dari hasil retribusi karcis masuk bisa menyumbang Rp.80 juta lebih untuk PAD,Untuk tahun ini tidak bisa kita lakukan di tengah wabah pandemi carona.

Baca Juga :  Wako Ahmadi Hadiri Rakor Sinergi Dan Penguatan Pemberantasan Korupsi

Hal ini semakin sulit bagi kita untuk mengejar target PAD dari sektor pariwisata kita,selain dari sektor pariwisata yang merugi,beberapa industri perhotelan maupun rumah makan ikut menjadi lesu,lantaran sepinya pengunjung.

“Ya sektor pariwisata kita salah satu yang menjadi andalan penyumbang PAD,selain sektor yang lain meskipun industri yang lain terkena dampaknya juga” sambung Syafrijal Kamil

Ia berharap musibah ini bisa berlalu,dan masyarakat bisa bangkit untuk memulai aktivitas secara normal. (Sep)