oleh

Kota Sungai Penuh Kembali Masuk Zona Merah Covid-19

Share

Sungai Penuh – Kota Sungai Penuh kembali ditetapkan sebagai zona merah covid-19 atau zona resiko tinggi terhadap penularan virus corona, hal tersebut sebagaimana di umumkan oleh satgas covid-19 Provinsi Jambi, pada tanggal 3 April yang lalu.

Ditetapkannya sebagai zona merah tidak lepas dari terjadinya peningkatan kasus pasien terkompirmasi positif corona di kota Sungai Penuh.

Hal ini merupakan hasil dari tracking yang dilakukan oleh petugas kesehatan di salah satu perkantoran di kota Sungai Penuh, serta pasien yang yang memiliki kontak erat dengan pasien yang telah terkompirmasi positif corona.

Terkait hal tersebut, sekretaris dinas Kesehatan Kota Sungai Penuh, Azwarman mengatakan, peningkatan kasus pasien terkompirmasi positif corona di kota Sungai Penuh terjadi adanya peningkatan tracking yang di lakukan petugas kesehatan terhadap pasien yang memiliki kontak erat dengan pasien yang telah terlebih dahulu terkompirmasi positif corona.

“Ya, peningkatan kasus ini ada hubungannya upaya peningkatan tracking yang di lakukan oleh petugas kesehatan kota Sungai Penuh,” kata sekeretaris kesehatan Azwarman, Rabu(07/04).

Selain itu juga di sebabkan/ sudah mulai tumbuhnya kesadaran dari masyarakat/ untuk memeriksa kesehatan mereka yang pernah memiliki kontak erat dengan pasien yang telah terkompirmasi positif corona.

Atas wabah ini, pasien yang menjalani isolasi mandiri di kota Sungai Penuh sudah mencapai 119 orang, 11 orang di antaranya menjalani isolasi di rumah sakit haji Bakri, sedangkan 4 orang menjalani isolasi di rumah sakit mayjen haji Thallib Kerinci.

Ditempat terpisah, ketua DPRD kota Sungai Penuh, Fajran meminta kepada masyarakat untuk lebih patuh kepada protokol kesehatan seperti memakai masker, manjaga jarak dan mencuci tangan. Agar kasus pasien terkompirmasi positif corona tidak semakin bertambah.

Ia juga meminta tim satgas covid-19 kota Sungai Penuh untuk lebih terbuka terkait informasi perkembangan kasus corona di kota Sungai Penuh serta menjalankan tugas seperti mana biasanya.

“Untuk itu kita sama-sama bekerja sama antara masyarakat dan pemerintah untuk menjaga protokol kesehatan agar kasus pasien positif tidak meningkat”. Pinta ketua DPRD kota Sungai Penuh, Fajran

Fajran yakin kota Sungai Penuh bisa keluar dari zona merah jika masyarakat kota Sungai Penuh sama-sama menjaga protokol kesehatan.

Reporter : Asep Sanjaya
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed