oleh

KPU Ingatkan Calon Pilkada Dari ASN – DPR. Soal Surat Pengunduran Diri

Share

Tanjab Barat-, Sesuai aturan KPU RI Nomor 1 tahun 2019 anggota TNI, Polri, PNS/ASN yang maju menjadi calon bupati maupun wakil bupati pada pemelihan kepala Daerah (Pilkada) wajib mengundurkan diri.hal ini disampaikan Komisioner KPU Kab,Tanjab Barat Divisi Teknis Peyelenggaraan Taufik,S.Tr.saat di temui di ruang kerjanya,Selasa(08/09/20).

Dijelaskan Taufik,calon harus menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota TNI, Polri, PNS/ASN, kepala desa atau perangkat desa sejak ditetapkan sebagai calon.

“Ya, sesuai yang tertuang dalam aturan mengigatkan kepada seluruh aparatur sipil negara(ASN) yang maju menjadi calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Kabupaten Tanjab Barat 2020 wajib melampirkan surat pengundurkan diri dan sudah tidak lagi bekerja di pemerintahan dengan menyerahkan ke KPU,”jelas Taufik.

30 Hari menjelang pencoblosan bagi ASN ataupun Dewan wajib menyerahkan SK pemberhentian dari instansi terkait,jika belum maka KPUD akan mendatangi instansi terkait untuk menanyakan proses pengunduran diri calon yang di maksud.

apabila yang bersangkutan (Calon) ASN dan wakil rakyat sampai ditetapkan menjadi calon kepala daerah,tapi tidak menyerahkan surat pengunduran diri dan bukti lainnya maka paslon tersebut akan di coret.” Tambah M.Taufik.

Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada ASN ,wakil rakyat yang maju di Pilkada Kabupaten Tanjab Barat agar menyiapkan segala sesuatunya. Jangan sampai syarat wajib pencalonan tidak bisa ditempuh karena bisa menggugurkannya.”himbaunya.

Reporter : Ipandri Arahman Hadi

Komentar

News Feed