oleh

LSM Petisi Dukung Penuh Kejari Sampai Proses Lidik, Dugaan Korupsi Aspal Road Race.

Share

Tanjab Barat-, Menyikapi komentar kasi intel Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanjung Jabung Barat, terkait proyek Road Race yang menelan anggaran enam milyar rupiah yang berjanji akan mengusut tuntas dugaan penyimpangan dalam proses pelaksanaan proyek Road Race 2019.

Ketua LSM Petisi Syafaruddin.AR mengatakan,kita berikan apresiasi kinerja penegak hukum kejaksaan Negeri Tanjabbarat yang telah cepat tanggap dan respon terkait dugaan penyimpangan proyek Arena Road Race.

Ungkap Syafaruddin AR,pihaknya yakin jika pihak kejaksaan serius untuk mengungkap hal ini akan menemukan titik terang.sebab,yang duduk di institusi kejaksaan Negeri Tanjabbarat merupakan orang-orang pintar dan pilihan yang memiliki Sumberdaya manusia yang profesional.tidak sulit bagi pihak kejaksaan untuk mengungkap kasus dugaan penyimpangan proyek tersebut.

“Kita yakin dan percaya kejaksaan Negeri Tanjabbarat mampu mengusut dugaan penyimpangan proyek tersebut,”ucapnya.

Menurutnya ” nilai anggran proyek roud rece Rp 6 M tersebut bukti hasil fisik pekerjaan  yang telah dilaksanakan diduga asal jadi dan jauh dari petunjuk gambar bestek, BQ “kuat dugaan penyimpangan dari proses perencanaan, pembahasan anggaran, lelang/tender terinkasi anggaranya digelembungkan(mark’up).

kenapa demikian? dari info didapat hasil audit BPK RI perwakilan provinsi Jambi adanya kelebihan pembayaran – + Rp. 400 juta, nah dari nilai temuan tersebut sebagai dasar menyakinkan telah terjadi dugaan kesengajaan anggaran dimark’up kan.

Untuk itu LSM Petisi Tanjabbar mendorong kepada kejari tanjabbar untuk melakukan tahapan lidik untuk menemukan bukti materilnya sesuai petujuk pasal 184 ayat(1) KUHAP  tugas, kewenangannya selaku instusi penegak hukum yang amanatkan oleh negara melalui aturan/ UU No.8 tahun 1981 tentang KUHAP.”tutupnya.

Reporter : Ipandri Arahman Hadi

Komentar

News Feed