Tiga Hari Hilang, Jasad Abdullah Sani Ditemukan Mengapung di Dusun Peninjau

Titik Bungo604 Dilihat
Share

Muara Bungo – Setelah hanyut selama 3 (Tiga) hari Abdullah Sani Warga Dusun Pauh Agung Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang akhirnya di temukan oleh warga di Lubuk Cumini atau Lubuk Larangan Dusun Peninjau Kecamatan Bathin II Pelayang Kabupaten Bungo. Rabu (22/01).

Penemuan ini pada hari ke tiga, awalnya Yayat (25) tahun dan Zulkarnaim (35) tahun warga Dusun Seberang Jaya Kecamatan Bathin II Pelayang hendak mencari durian, dan melihat sosok mayat orang yang terapung dengan posisi terlentang di Lubuk Cumini.

Tidak berani mengambil, dua orang tersebut lansung melaporkan kepada masyarakat bahwa ada sosok mayat yang terapung.

Ketika itu juga, Sekdus Dusun Peninjau Kecamatan Bathin II Pelayang lansung menelpon anggota Polsek Limbur Lubuk Mengkuang bahwa ada warga Dusun Seberang Jaya menemukan sosok mayat sedang terapung di Lubuk Cumini Dusun Peninjau. Begitu dapat informasi, anggota Polsek Limbur Lubuk Mengkuang bersama Kapolsek dan Kasat Sabara Polres Bungo dan Basarnas dan masyarakat lansung ke tempat ditemukan mayat.

Baca Juga :  Rektornya Raih Gelar Doktor, Presiden BEM IAI Yasni Muara Bungo Dukung Kemajuan Kampus

BACA JUGA : Hendak Nembak Ikan, Warga Limbur Lubuk Mengkuang Hilang di Sungai 

“Iya, ada sekdus Dusun Peninjau menelpon kita dan mengatakan bahwa ada orang Dusun Seberang Jaya menemukan sosok mayat yang terapung dengan posisi terlentang di Lubuk Cumini atau Lubuk Larangan di Dusun Peninjau Kecamatan Bathin II Pelayang,” ujar Anggota Polsek Limbur Lubuk Mengkuang, Rizki.

Dan penemuan jasad tersebut itu sekitar pukul 05:45 Wib dengan jarak dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) kurang lebih 2 kilo meter, dan pencarian ini di pimpinan lansung oleh Kasat Sabara Polres Bungo. IPTU. Rico Antomi, SH. bersama Kapolsek Limbur Lubuk Mengkuang. IPTU Munthe. SH. MH dan pihak TNI 0416/Bute serta Basarnas dan masyarakat.

“Alhamdulillah jasad Abdullah Sani sudah di temukan oleh warga Dusun Peninjau Kecamatan Bathin II Pelayang, dan jasad akan di kebumikan,” ungkap IPTU. RICO ANTOMI. SH. kasat Sabara.

Reporter : Julhijayan
Editor : Ahmad Pudaili