Muara Bungo – Pondok Pesantren (Ponpes) Daarul Ulum berlokasi di RT 05 Dusun (Desa) Tenam, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, Jambi berdiri sejak 12 April 2021. Selama tiga tahun ini, Ponpes Daarul Ulum telah menjadi tempat yang dikenal sebagai penghafal Al Qur’an.
Selain tempat penghafal Al Qur’an, Ponpes Daarul Ulum juga membekali santri seperti kitab kuning untuk memahami ilmu agama yang bersumber dari Al qur’an dan hadist.
Hari ini Rabu 20 Mei 2026, Ponpes Daarul Ulum menggelar wisuda 8 orang santriwan/ti lulusan Madrasah Aliyah dan 40 santriwan/ti lulusan Madrasah Tsanawiyah.
Dalam kegiatan tersebut, sejumlah santriwati menampilkan Tari Sekapur Sirih. Tari Sekapur Sirih adalah tarian tradisional khas Jambi yang berfungsi sebagai tarian selamat datang untuk menyambut tamu agung atau terhormat. Tarian ini melambangkan keramah-tamahan, kelembutan, serta penghormatan tertinggi dari masyarakat setempat.

Ustad Muhammad Sholihin, selaku pimpinan Ponpes Daarul Ulum menyampaikan bahwa keberadaan pesantren secara luas tidak hanya mendidik santriwan/ti ilmu agama, namun keberadaan pesantren juga mengajarkan cinta tanah air dan budaya.
“Di era digital ini, kami tidak hanya fokus mendidik santriwan/ti dengan ilmu agama, namun juga mendidik santriwan/ti akan cinta NKRI dan cinta adat istiadat,” ucapnya
Selain itu, ia juga berpesan kepada para wali santri untuk ikut berperan dalam mendidik anak. Dikarnakan pengaruh zaman sangat mudah mempengaruhi anak jika tidak dibimbing. “Kami serahkan kembali anak-anak didik kepada orang tua, hendaknya terus membimbing anak saat berada dirumah,” harapnya

Di tempat yang sama, Moch Dalin Rio (kades) Dusun Tenam juga menyampaikan bahwa peran orang tua sangatlah penting dalam membina dan mendidik anak. “Kita selaku orang tua tidak bisa lepas dari tanggung jawab dalam mendidik anak, karna cerminan anak yang sesungguhnya adalah dari orang tua,” pungkasnya
Penulis : Ahmad Pudaili























