oleh

Akibatkan Jalan Putus, Pemkab Merangin Akan Tertibkan PETI

Share

Merangin – Tambang emas liar atau Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) sudah marak dan tidak terbendung lagi di Kabupaten Merangin khususnya di jejeran desa Lubuk Bumbun Tabir dan wilayah Kecamatan Margo Tabir.

“PETI sudah merajalela, ini akan jadi ancaman besar bagi lingkungan dan masa depan anak cucu kita. Ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi semua pihak,” kata H Mashuri, plt bupati Merangin kepada Titikjambi.com.

Kondis ini menurutnya bisa mengakibatkan terjadinya banjir, karena kondisi sungai sudah tidak menentu. “Jika semua aktivitas PETI itu dihentikan oleh tim gabungan nanti, kita akan lakukan normalisasi sungai,’’ terang H Mashuri.H

Hal tersebut ditegaskan Plt Bupati Merangin H Mashuri, ketika memantau kondisi jalan yang putus dan menyaksikan sendiri maraknya aktivitas PETI di sepanjang aliran Sungai Batang Tabir di Desa Lubuk Bumbun tersebut, Selasa (24/8).

‘’Ini tidak bisa dibiarkan, saya akan berkoordinasi dengan Kapolres dan Dandim 0420 Sarko, guna melakukan penertiban gabungan. Menurut laporan Pak Camat, lebih dari 20 dompeng yang beraktivitas,’’ ujar Plt Bupati.

Jelasnya, yang menanggung dampak maraknya aktivitas PETI itu jelas warga Desa Lubuk Bumbun dan sekitarnya, padahal pelaku PETI itu warga dari desa lainnya.

“Kalau maraknya aktivitas Peti ini dibiarkan, saya yakin lama-lama Desa Lubuk Bumbun ini akan tenggelam dan Karena aktifitas tambang emas liar ini akan menimbulkan bencana besar bagi ekosistem lingkungan,” tegasnya

Reporter : Riki
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed