oleh

Derita Jantung Bocor dan Katarak, Faiz Dayyan Alfarizki Butuh Uluran Tangan Dermawan

Share

Merangin – Faiz Dayyan Alfarizki buah hati dari pasangan Nusirwan dan Yeni Kusmita Sari harus berjuang melawan penyakit yang dideritanya saat ini. Pasalnya, anak pertama mereka itu mengidap penyakit yang tidak biasa dialami balita seusianya.

Diketahui, Faiz yang baru saja berusia satu tahun dua hari ini mengidap penyakit Jantung Bocor, Katarak, dan Tuli berat. Hal ini diakui Nusirwan selaku orang tua Faiz saat berjumpa dengan wartawan media ini. Kamis (22/8/2019).

Nusirwan mengatakan, penyakit bawaan yang dialami anaknya itu baru terdeteksi lebih kurang dua pekan pasca istrinya melahirkan dengan cara operasi cesar, berat badan anaknnya pun hanya 1.7 Kg saat itu.

“Setelah melahirkan berat badan anak kami tidak normal, lantas anak kami dirujuk kerumah sakit yang ada di Jambi. Setelah dicek, disitulah anak kami didiagnosa oleh dokter mengidap penyakit jantung bocor,” tuturnya.

Setelah sampai dirumah sakit yang ada dijambi itu, lantas dokter setempat juga menyarankan agar anaknya dirujuk kerumah sakit Jantung yang ada di Jakarta Barat. “Setelah menjalani rawat jalan disana alhamdulillah kondisi anak kami sedikit membaik dan satu bagian jantungnya sudah tertutup,” sebutnya.

Berdasarkan keterangan dokter tuturnya, bahwa anak mereka besar kemungkinan akan sembuh karena usianya masih belia, dan dokter pun menyarankan observasi selama 6 bulan. “Setelah 6 bulan kami kembali kontrol anak kami, hasilnya cukup membaik,” ujarnya

Sementara itu, perjuangan Faiz melawan penyakit tidak hanya sampai disitu, sebulan setengah setelah menjalani pengobatan, Faiz kembali didiagnosa oleh dokter menderita penyakit katarak, lagi lagi buah hati kesayangan Nusirwan dan Yeni tersebut harus menjalani operasi mata. “Ada bejolan putih dibola mata anak kami, kata dokter anak kami kena penyakit katarak,” ucapnya.

Ternyata perjuangan Faiz melawan penyakit tidak sampai disitu, Nusirwan juga mengungkapkan bahwa anaknya Faiz mengalami gangguan pendengaran yakni Tuli berat. “Kata dokter alat bantu pendengaran sekitar Rp.200 juta, itu hanya sebelah. Kalau dua sampai Rp.500 juta,” ungkapnya

Terkait penyakit yang diderita anaknya itu, Nusirwan sangat berharap kepada para dermawan dan pemerintah untuk membantu pengobatan anaknya yang sampai saat ini masih membutuhkan biaya besar.

“Uluran tangan para dermawan dan pemerintah sangat kami harapkan untuk kesembuhan anak kami, karena biayanya tidak sedikit,” ujarnya

Sementara itu, Nusirwan dan Yeni Kusmita Sari yang beprofesi sebagai honorer di Puskesmas Simpang Limbur dan kini berdomisili di Desa Sialang Kecamatan Pamenang terus bersabar akan kesembuhan anaknya.

Disini ia juga menyampaikan mohon doanya bagi masyarakat dan pemerintah Merangin. Dan bagi para dermawan yang ingin membantu bisa langsung donasikan bantuannya ke rekening ibunya atas nama Yeni Kusmitasari, Bank BRI dengan nomor rekening 560301011072538.

Reporter : Tri Mulyadi
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed