Kerinci – Menindaklanjuti arahan dari pemerintah pusat berkaitan dengan penanganan Covid-19 dan rencana kedepan untuk efisiensi penanganan Covid-19, Pemprov Jambi menunjuk Kabupaten Kerinci sebagai salah satu Pilot Project untuk penerapan New Normal.
Dari keterangan yang disampaikan oleh Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, pada Rabu, (27/5/2020) kemarin, dikatakannya, dari 124 Kabupaten/Kota di Indonesia, Kabupaten Kerinci ditunjuk untuk melaksanakan New Normal.
“Dari 124 Kabupaten/Kota di Indonesia, Kabupaten Kerinci ditunjuk untuk melaksanakan New Normal, dengan melihat adanya produktivitas ekonomi, yaitu perkebunan, dimana penerapan New Normal ini 70 persen produktivitas ekonomi, dan 30 persen kesehatan, untuk itu skema yang baik dan matang harus di persiapkan,” terang Johansyah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Kerinci, Adirozal mengatakan masih mempelajari langkah-langkah seperti apa yang akan diambil dalam penerapan new normal.
“Kita masih mempelajarinya, juga masih menunggu arahan dari Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat, sehingga jangan nantinya menjadi bumerang, setelah kita menerapkan new normal, justru itu malah tumbuh virusnya,” kata Bupati Adirozal, Kamis (28/5/2020).
Ia menjelaskan, untuk menerapkan new normal tersebut mesti bertahap, sehingga akhirnya masyarakat bisa kembali hidup normal.
“Jelas tentu bertahap, dimana masyarakat kita upayakan untuk hidup normal seperti biasa, artinya tetap melakukan segala aktifitas seperti biasa dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan penanganan covid-19,” jelas Bupati Adirozal.
“Sepertinya apa yang sudah kita lakukan selama ini, tampaknya menjadi perhatian Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi, bahwa kebersamaan kita di Kabupaten Kerinci, baik Forkopimda, tokoh masyarakat, ulama, pemuda, media, gugus tugas dan relawan memang betul-betul sudah bekerja dengan efektif dan baik,” tutupnya. (Sep)























