oleh

Dr Asad Isma: Penyelenggara Jangan Coba-coba Mengubah Hasil Pemilu

Share

JAMBI – Proses rekapitulasi Pilgub Jambi 2020 di tingkat kecamatan masih terus berjalan. Dengan hasil hitung cepat yang memiliki perbedaan membuat proses rekapitulasi dan pleno menjadi cukup rentan.

Namun secara real count di Situs KPU, pasangan Al Haris-Abdullah Sani masih unggul dari Cek Endra-Ratu Munawaroh. Begitu juga hasil hitung cepat LSI, Al Haris-Sani unggul cukup signifikan di atas angka margin error 1 persen.

Belum selesai rekapitulasi, beredar kabar soal operasi ‘kecurangan’ untuk mengubah suara di beberapa daerah. Seperti yang disampaikan oleh akademisi UIN STS Jambi, Dr Asad Isma.

Pasca pemungutan suara kemarin, ia ikut memantau ke beberapa daerah termasuk ke kampung halamannya di Sarolangun. Ia melihat isu dan indikasi upaya mengubah hasil pemungutan suara itu memang cukup marak.

“Saya memantau di Sarolangun. Kondisi saat ini memang masih sangat rentan. Ada laporan penyelenggara di tingkat bawah ditemui oleh sekelompok orang untuk mau mengubah suara,” kata Asad Isma.

Wakil Rektor II UIN STS Jambi ini mewanti-wanti penyelenggara jangan sampai melakukan upaya kejahatan dengan mengubah suara hasil pemilihan 9 Desember lalu.

“Contoh dari pemilu sebelumnya sudah sangat banyak, aturan juga sangat tegas, ancamannya pidana. Sekarang kerja penyelenggara dipantau betul oleh masyarakat, termasuk kita akademisi,” tegas Asad Isma. (tj)

Komentar

News Feed