oleh

Tak Rekrut Panwascam, Bawaslu Kota Sungai Penuh Ambil Alih Pengawasan PSU

Share

Sungai Penuh – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi memutuskan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi di 88 TPS dalam lima kabupaten dan kota, dimana akan dilaksanakan pada tanggal 27 Mei 2021 mendatang.

Dan pelaksanaan PSU akan dilaksanakan di 15 kecamatan yang tersebar di lima kabupaten dan kota, yakni Kecamatan Sungai Gelam, Sungai Bahar, dan Jambi Luar Kota (Kabupaten Muaro Jambi). Selanjutnya, Kecamatan Danau Kerinci, Sitinjau Laut, Bukit Kerman, dan Gunung Raya (Kabupaten Kerinci).

Berikutnya, Kecamatan Bajubang, Mersam, Maro Sebo Ulu, dan Muara Bulian (Kabupaten Batanghari), sedangkan Kota (Sungai Penuh) di Kecamatan Koto Baru, dan di (Kabupaten Tanjung Jabung Timur) di Kecamatan Sadu, Mendahara, dan Kecamatan Dendang.

Terkait hal ini, Bawaslu kota Sungai Penuh tidak melakukan perekrutan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) maupun panitia pengawas di tingkat desa.

“Untuk panitia pengawas PSU di kota sungai penuh akan langsung dilakukan Bawaslu Kota Sungai Penuh”. Sebut Joni Arman, komisoner Bawaslu kota Sungai Penuh, Rabu (21/4).

Menurutnya, pihaknya akan melaksanakan amar putusan dari mahkaman konstitusi, untuk mengawasi pelaksanaan PSU di kota Sungai Penuh.

Dijelaskannya, tidak di aktifkannya kembali Panwascam ad hoc di kecamatan Koto Baru, lantaran Panwascam Koto Baru sudah diberhentikan secara tidak hormat.

“Tidak bisa diaktifkan kembali dikarenakan Panwascam Koto Baru melanggar kode etik sebagai penyelenggara Pemilu saat berlangsungnya pemilihan gubernur Jambi pada tahun 2020 yang lalu.” Jelasnya

Untuk diketahui, PSU di kota Sungai Penuh sendiri hanya di lakukan di satu TPS, yakni di desa Dujung Sakti Kecamatan Koto Baru, sehingga Pengawasan bisa langsung dilakukan oleh Bawaslu kota. (Asep)

Komentar

News Feed