Batanghari – Memasuki Januari dimana curah hujan mulai tinggi, biasanya ditandai pula dengan peningkatan kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Hal ini terjadi karena adanya potensi peningkatan pertumbuhan jentik nyamuk aedes aegypti, si pembawa virus dengue.
Beranjak dari kondisi inilah Dinas Kesehatan Batanghari dr. Elfi Yennie mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap penyebaran penyakit yang diprediksi meningkat pada musim penghujan seperti sekarang ini.
“Masyarakat sebaiknya melakukan pencegahan mandiri dengan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) termasuk pengendalian jentiknya. Sadari tempat-tempat yang biasa jadi sarang nyamuk, dan lakukan pembasmian. Jangan remehkan gigitan nyamuk,” jelas kepala dinas Kesehatan, Kamis (23/1)
Ia membeberkan, kasus DBD pada tahun 2019 mencapai 125 kasus, dari data tersebut ada 1 kasus yang meninggal dunia . Oleh karena itu ia berharap tahun ini jumlah kasus DBD tersebut menurun.
DBD ini, kata Elfi, disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti. Biasanya kasus penyakit DBD banyak ditemukan di daerah tropis dan tak jarang menyebabkan kejadian luar biasa (KLB).
“Beberapa faktor yang mempengaruhi munculnya DBD antara lain rendahnya status kekebalan kelompok masyarakat dan kepadatan populasi nyamuk penular. Ini terjadi karena banyaknya tempat perindukan nyamuk yang biasanya terjadi pada musim penghujan,” imbuhnya.
Ditambahkan, masyarakat perlu mewaspadai dan mengantisipasi serangan penyakit DBD dengan menjaga kebersihan lingkungan didalam rumah maupun diluar rumah. Bisa juga dengan menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk seperti serai dan lavender, serta membersihkan atau memanfaatkan sampah yang dapat menampung air hujan. Juga lakukan pemeriksaan dan pemberantasan jentik-jentik nyamuk secara berkala.
Menurutnya, pencegahan demam berdarah yang paling efektif dan efisien sampai saat ini adalah kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN), bukan fogging (penyemprotan). PSN dilakukan dengan cara 3M Plus, yaitu Menguras, Menutup dan Memanfaatkan kembali atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah serta melakukan pemeriksaan/pemberantasan jentik nyamuk.
PSN perlu ditingkatkan terutama pada musim penghujan dan pancaroba seiring dengan meningkatnya curah hujan yang dapat meningkatkan tempat-tempat perkembangbiakan nyamuk penular DBD.
Reporter : Putra
Editor : Ahmad Pudaili























