Berbicara PETI, DPRD Bungo Minta Bersihkan Adanya Keterlibatan Oknum Aparat

Titik Bungo6408 Dilihat
Share

MUARA BUNGO – Marhoni Suganda anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bungo meminta bersih – bersih dimulai dari Aparat Penegak Hukum (APH) jika ingin melakukan pemberantasan terhadap aktifitas PETI.

Kalimat tegas ini disampaikan oleh kader Nasdem Bungo ini saat rapat dengar pendapat bersama pemerintah Kabupaten Bungo, Kodim 0416, Polres Bungo, dan juga perwakilan mahasiswa di aula gedung DPRD Bungo, Senin (19/5/2025).

“Jika ingin memberantas aktifitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) harus dimulai dari APH dulu. Jika tidak ada oknum APH yang terlibat, saya rasa masyarakat biasa juga tidak akan berani bermain,” ujar Marhoni.

Dalam rapat tersebut, Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono menyebutkan bahwa komitmen pihaknya untuk memberantas PETI tidak main-main. Hanya saja, ia meminta dukungan semua pihak untuk membernatasnya.

“Kalau Kasat Reskrim saya tidak mampu, saya gas dia. Saya mutasi dia begitu juga dengan Kapolsek. Jika tidak mampu saya mutasi dia. Ini bentuk keseriusan kami. Tapi tolong bantu kami. Ayo kita bersama memberantasnya,” ujar AKBP Natalena.

Tak hanya itu, AKBP Natalena juga siap memberikan hadiah kepada siapapun jika ada yang bisa memberikan bukti jika ada keterlibatan anggotanya dalam aktifitas ilegal ini.

“Jika ada data dan bukti keterlibatan saya, kasi saya. Saya tidak akan main- main. Akan saya tindak tegas jika ada anggota saya yang bermain. Kemudian kami juga meminta adanya anggaran dari Pemda,” ujarnya.

Baca Juga :  Deklarasi Hamas-Apri Sukses, dengan Menerapkan Protokol Kesehatan

Pada kesempatan tersebut Dandim 0416/Bute Letkol inf Dedy Pungky Irawanto juga menyebutkan pihaknya siap mendukung Polres Bungo untuk memberantas aktifitas PETI di Kabupaten Bungo.

“Ini baru hari pertama saya masuk bertugas di Bungo. Intinya kami bersama seluruh Forkompinda yang tergabung dalam Satgas PETI ini nantinya siap untuk memberantas PETI,” ujar Dandim.

Terkait kendala Anggaran, Ketua DPRD Bungo Muhammad Adani menyebutkan pihaknya akan segera berkoordinasi bersama pemerintah daerah untuk membahas anggaran ini.

“Karena saat ini berhubungan dalam masa transisi, nanti kita tunggu Bupati Baru untuk membahas anggaran. Intinya secepatnya akan kita bentuk Satgas dulu dan jika anggaran sudah turun baru kita gas razianya,” ujar Adani.

Dalam kesempatan itu perwakilan dari gabungan mahasiswa ini memaparkan seluruh dampak aktifitas PETI yang terjadi saat ini. Mulai dari kerusakan lingkungan, hingga maraknya peredaran narkotika.

Gabungan mahasiswa ini mendesak pemerintah daerah bersama TNI dan Polri untuk melakukan razia terhadap aktifitas PETI ini. Dimana keluhan atas dampak PETI ini mereka dengar langsung dari mulut masyarakat. (tim)