Kadis Pendidikan Kabupaten Muaro Jambi Keluarkan Surat Dianggap Tidak Rasional, Guru PAUD Dan TK Kesal

Share

Muaro Jambi-, Guru Pendidikan Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak – Kanak (TK) Se-kabupaten Muaro Jambi Sangat Keberatan dengan Diberlakukannya Absensi yang menggunakan Finger Print Oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Muaro Jambi.

Diberlakukan Absensi (Finger Print.red) Tersebut Dianggap tidak rasional Mengingat Anak Didik PAUD dan TK Dalam lingkungan kabupaten Muaro Jambi terkesan Memaksa Anak didik yang saharus nya Masih dikategorikan dalam suasana bermain.

Hal ini dikatakan langsung oleh salah  satu Guru PAUD Dan TK yang tidak ingin disebutkan namanya. Ia mengatakan dengan diberlakukan sistem absensi finger print untuk Para Guru PAUD dan TK Tidak Rasional.

“Kita (Para Guru PAUD dan TK.red) Tiba – Tiba mendapatkan surat Dari Dinas Pendidikan bahwa disuruh masukkan jam 07.25 Wib dan pulang Jam 14.15” Ujar Guru PAUD, Saat Dikonfirmasi Awak Media.

Ditambahkan Guru PAUD, Surat tersebut Masih menjadi pertanyaan para guru yang ada di kabupaten Muaro Jambi. Mengingat Dinas Pendidikan Dan kebudayaan kabupaten Muaro Jambi Dalam Membuat Surat tersebut tanpa ada Konsultasi Dengan Para Guru PAUD dan TK.

Baca Juga :  Buka MTQ Ke 17, BBS : Juara Akan dikirim Wakili Muaro Jambi Tingkat Provinsi

” Nanti kita Akan dikumpulkan pada hari Kamis 06/02/2020, di dinas. Kita juga mempertanyakan kepala dinas nya terkait finger print apakah khusus guru dan murid atau guru nya saja”

Terkait hal tersebut, Plt Kepala Dinas pendidikan dan kebudayaan kabupaten Muaro Jambi Erwanisah saat dikonfirmasi melalui telepon selulernya tidak ada jawaban.

Reporter : Ipandri Arahman Hadi
Editor.     : Ahmad Pudaili