Muara Bungo – Konferensi Cabang (Konfercab) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bungo berhasil menorehkan sejarah demokrasi pemilihan. Pasalnya, ketua cabang Fatayat NU terpilih secara perhitungan suara dengan hasil Nurrahmawati terpilih sebagai ketua Fatayat NU Bungo masa khidmat 2022-2027.
Konferensi Fatayat NU ke II ini berlangsung di aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bungo. Sabtu 29 Januari 2022.
Ketua terpilih Nurrahmawati sebelumnya menjabat ketua I di PC Patayat NU Bungo. Dia mengatakan dirinya menerima amanah tersebut sebagai tugas mulia untuk memajukan organisasi. “Semoga Fatayat NU Bungo kedepannya bisa lebih maju, terutama dibidang pendidikan kesetaraan gender,” ujarnya
Diketahui, pada pemilihan dan penghitungan suara, Nurrahmawati memperoleh hasil 11 rekomendasi dari PAC. Sedangkan nama lain Linda Mareta Rayo, memperoleh 1 rekomendasi PAC dari total sebanyak 12 pemilik suara.
Dengan memperoleh rekomendasi PAC terbanyak, maka Nurrahmawati ditetapkan sebagai ketua PC Fatayat NU Bungo periode 2022-2027.
“Mohon dukungan dan saran para senior dari kepengurusan PC yang kemarin,” ucapnya. “Saya harap seluruh pengurus ranting juga ikut mendukung kepengurusan periodisasi yang baru nanti, agar bisa mengemban amanah dengan baik dan sukses,” imbuhnya.

Di tempat konfercab, mantan Ketua Fatayat NU Bungo, Maryam mengatakan Fatayat NU merupakan salah satu organisasi perempuan bagian dari organisasi Islam terbesar Indonesia, yakni NU. “Konfercab sendiri digelar lima tahun sekali. Tujuannya untuk regenerasi kepemimpinan yang baru,” ujarnya.
Dia menyebut, usia anggota yang masih muda dan produktif membuat Fatayat NU memiliki peran strategis pembangunan daerah, khususnya pemberdayaan masyarakat.
Maryam juga menyampaikan, meski pandemi menimbulkan berbagai kesulitan dan kegiatan serba terbatas, Fatayat NU tetap bertahan dengan melakukan komunikasi yang baik dan menjaga soliditas. “Harapannya mampu bersanding dengan organisasi pemuda lain di Kabupaten Bungo untuk bersinergi membantu Pemerintah Bungo,” tambahnya.
Konfercab Ke-II PC Fatayat NU Kabupaten Bungo digelar mengusung tema “Penguatan Fatayat NU Bungo Menuju Perempuan yang Mandiri dan Berdaya Saing,”.
Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Provinsi Jambi, Sri Rahayu mengimbau pada kepengurusan yang terpilih untuk periode selanjutnya agar bisa menyusun program kerja yang selaras dengan master plan yang dikeluarkan PW Fatayat NU Provinsi Jambi.
“Keselarasan program kerja itu sangat penting. Sehingga harmonisasi persatuan yang kita miliki benar-benar nampak. Dan saya rasa ini sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan organisasi ke depannya,” tuturnya saat memberikan sambutan dalam acara pembukaan.
Namun meski ada imbauan sinkronisasi program itu, pihaknya tidak menutup ruang kreasi dari pengurus-pengurus Fatayat NU di daerah-daerah. Karena ia menyadari untuk mencapai misi kemandirian organisasi memang sangat diperlukan kreatifitas yang berbeda-beda, apalagi potensi di setiap daerah tidak sama.
“Bukan berarti imbauan untuk menyelaraskan program ini menutup ruang kreasi sahabat-sahabat. Kreatifitas dalam mewujudkan misi kemandirian itu sangat perlu, apalagi kalau melihat potensi di daerah-daerah berbeda-beda. Jadi harus memiliki cara tersendiri,” jelasnya.
Penulis : Ahmad Pudaili























