oleh

Perluasan Bandara Depati Parbo Masih Terkendala Pembebasan Lahan

Share

Kerinci – Hingga hari Senin tanggal (23/12/2019) perluasan bandara depati Parbo Kerinci masih terkendala pembebasan lahan yang berada di dekat kawasan bandara Depati Parbo, pembebasan lahan tersebut dalam rangka pembangunan runway bandara.

Menurut kepala dinas perhubungan kabupaten Kerinci, Juanda mengatakan lebih kurang 20 hektar lahan yang akan di bebaskan oleh pihak penggelola bandara hingga kini masih terdapat 1 hektar lebih lahan yang belum bisa di lakukan pembebasan.

Hal ini disebabkan beberapa faktor di antaranya masih terdapat sengketa lahan keluarga belum menemukan pemilik lahan yang sah dan biaya ganti rugi yang minta masyarakat melebihi batas kajian yang di lakukan oleh kantor jasa penilai pembebasan lahan atau KJPP.

“Hingga sekarang masih ada sekitar satu hektar lebih lahan yang berada di dekat kawasan bandara depati parbo yang belum di bebaskan, jika di total biaya pembayaran satu hektar tersebut mencapai 1,9 milyar rupiah,” ujar Juanda, Kamis (26/12)

Meski target pembebasan lahan di target akhir tahun ini, pihaknya akan terus berupaya dengan melakukan komunikasi dengan pihak pemilik lahan.

“Jika nantinya belum menemukan titik temu, pihaknya berencana pertanggal (31/12/2019) mendaftarkan ke pengadilan negeri untuk melakukan negosiasi dengan pemilik lahan.” lanjutnya

Reporter : Asep Sanjaya
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed