oleh

Warga Tak Bisa Cairkan BST, Sekda Akan Koordinasikan Ke Dinsos

Share

Tanjab Barat-,  Bantuan BST dari kementrian Sosial  untuk masyarakat yang terdapat covid-19 khusus di wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dinilai masih carut marut.

Pasalnya, meski warga namanya tedaftar di kemsos sebagai penerima bantuan terpaksa harus gigit jari karna tidak bisa mencairkan.

Sekda Kabupaten Tanjung Jabung Barat Ir.Agus Sanusi dikonfirmasikan menagapi pihaknya akan kordinasikan ke Dinsos Tanjab barat.

Kebetulan saat ini kadissos lagi menghadiri acara ditebing mendampingi bupati.

“Rencananya hari ini (red kemarin)mau rapat bersama dinsos namun terbentur acara bupati jadi belum bisa dilaksanakan terpaksa kita tunda dulu,”ujar Sekda.

Diberitakan sebelumnya salah seorang warga RT 16 Kelurahan Kampung Nelayan, dimana dirinya bersama istri ke kantor pos untuk mengambil bansos BST, namun pihak Pos tidak mau mencairkan dananya dengan alasan undangan tidak ada dan yang bersangkutan telat mengambil BST nya dari tahap satu hingga tahap ke tiga ini.

“Iya saya sudah ke Pos, tapi kata pegawai Posnya tidak bisa dicairkan, kamu telat ambil uangnya dari tahap satu hingga tahap tiga, jadi di blokir namanya,” ujar warga menirukan ucapan pegawai Pos Kualatungkal.

Menurutnya, dirinya belum mengambil BST tahap satu hingga tiga karena tidak diberitahukan dan tidak mendapatkan undangan dari RT, namun setelah dicek nama dam NIK nya cocok dengan daftar penerima BST Kemensos.

“Kami tidak ngambil bukan sengaja, karena kami memang tidka diberitahu, pihak POS malah mengatakan sudah diblokir,” keluhnya.

Hal serupa juga dialami warga RT 10 Jln Tempalo, Kelurahan Kampung Nelayan, yang datang ke Kantor Pos Kualatungkal untuk mengambil haknya, namun pihak Pos tidak berani mencairkan dananya.
“Padahal nama kami jelas ada sesuai dengan identitas di daftar penerima BST, kami tanya ke Pos malah tidak bisa dicairkan,”  ungkap warga.

Reporter : Ipandri Arahman Hadi

Editor.     : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed