Batanghari – Terkait beredar isu warga Muara Bulian, Kabupaten Batanghari yang dinyatakan positif Corona, kepala Dinas Kesehatan kabupaten Batanghari yang juga merupakan jubir gugus tugas covid-19 dr. Elfie Yennie langsung angkat bicara.
Saat dikonfirmasi Via Whatsapp miliknya (dr.Elfie Yenni-red) membenarkan adanya salah seorang warga Bulian yang hasil Rafid Testnya Positip.
“Rapid test positif atas seorang laki-laki usia 28 tahun, warga Kelurahan Muara Bulian Kab Batanghari, dengan riwayat perjalanan dari Gowa,” balasnya Senin (20/4/2020), Malan pukul 22.02 WIB
Elfie Yennie juga menerangkan saat ini pasien sedang diisolasi di RSUD Hamba Muara Bulian, dan saat ini juga pihaknya sedang menunggu hasil uji SWAB untuk memastikan Diagnosis yang diderita pasien tersebut. “Rapid test hanya untuk screening bukan diagnosis,” tambahnya lagi
Elfie juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan panik dan tetap di rumah, jaga jarak dan terapkan perilaku hidup bersih dan sehat. Untuk di ketahui dua pasien terkonfirmasi positif dari cluster tablig di Provinsi Jambi.
Setelah dilakukan pelacakan oleg Gugus tugas Covid-19, dan melakukan pelacakan kontak dan identifikasi terhadap peserta ijtima Gowa asal Kab Batanghari. Telah ditemukan Delapan orang yang tersebar di tiga kecamatan, Dua Muara Bulian, tiga Muara Tembesi, dan Tiga Marosebo Ilir .
Dan terhadap Delapan orang tersebut ditetapkan status OTG (orang tanpa gejala yang mempunyai riwayat kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif) dan telah dilakukan tindak lanjut karantina dan pemeriksaan rapid test.
Hasilnya semua negatif, namun ada satu yang hasilnya meragukan dan akan diperiksa kembali, selanjutnya hari ini Senin (20/4/2020) terkait hasil rapidtest yang diragukan, diadakan pemeriksaan kembali pada pasien inisial A, warga kelurahan Muara Bulian dengan riwayat perjalanan dari Gowa. Rapid test hasilnya positif. Pasien kondisi stabil, saat ini diisolasi di RSUD Hamba, akan dilakukan pemeriksaan uji swab untuk memastikan diagnosis COVID-19. (Putra)























