oleh

Jelang Ujian Akhir Sekolah, Diknas Minta Sekolah Tetap Patuhi Prokes

Share

Batanghari – Dimasa Pandemi Covid-19, Pemerintah Kabupaten Batanghari melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (PDK), keluarkan Surat edaran pada Jum’at (21/5/2021), yang ditujukan kepada seluruh PAUD, SD, SMP Negeri/Swasta di Batanghari dengan nomor 421/1291/DD/PDK/2021, terkait pelaksanaan Ujian Sekolah dan kegiatan Belajar mengajar di tahun ajaran 2020/2021, dan untuk US Siswa kelas Enam tingkat Sekolah Dasar (SD) dilakukan Secara tatap Muka.

Menurut kepala Dinas PDK Batanghari Agung Wihadi Melalui Plt Kabid Pendidikan Dasar (Dikdas), Irsil Syarif, surat edaran tersebut dikeluarkan Dinas PdK Kabupaten Batanghari setelah melakukan rapat bersama dengan tim satgas Covid-19 dan Bupati Batanghari selaku ketua satgas kabupaten.

“Namun, sekolah harus tetap menerapkan prokes dengan jumlah siswa di ruangan ujian pun hanya dibatasi sebanyak 25 persen atau maksimal 10 orang siswa per-ruangan,” ujarnya, Jumat (21/05/2021).

Dikatakannya, apabila ada siswa ataupun tenaga pendidik yang terkonfirmasi Covid-19, maka tim gugus sekolah harus segera melakukan koordinasi dengan tim gugus kecamatan.

“Hal itu dilakukan guna mencegah terjadinya penyebaran secara luas di lingkungan sekolah. Sehingga kita meminta kepada kepala sekolah untuk bekerja sama,” sambungnya.

Selain itu, Dinas PdK Kabupaten Batanghari juga mengimbau kepada seluruh sekolah baik di tingkat PAUD, SD (siswa kelas I-V, red) dan SMP baik negeri maupun swasta untuk melakukan kegiatan belajar mengajar secara daring mulai pada Senin (24/05/2021) sampai dengan pemberitahuan lebih lanjut.

“Namun untuk guru dan tenaga kependidikan tetap masuk seperti biasa dengan menerapkan prokes. Dan kepala sekolah bertanggungjawab penuh atas ketaatan dan penerapan prokes. Juga pengawas melakukan pendampingan, monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran dan melaporkan kepada kepala dinas melalui bidang terkait,” kata Irsil Syarif.

Dikatakannya, untuk para siswa yang melakukan pembelajaran secara daring atau jarak jauh, agar tetap menjaga kesehatan, dan jangan terlalu banyak beraktivitas di luar rumah guna mencegah penyebaran virus corona.

“Jangan sampai pembelajaran daring ini, disalahartikan oleh para siswa untuk bermain di luar rumah. Kita meminta orangtua turut berperan untuk mengawasi, agar anak-anak ini terhindar dari virus Corona,” pungkasnya. (Rendi)

Komentar

News Feed