oleh

Momen 10 Muharram Hari Kebahagian Bagi Anak Yatim di Dusun Tenam

Share

“Bubur Asyura Menjadi Ciri Khas Hidangan “


Muara Bungo – Hari asyura yang jatuh pada 10 Muharram adalah hari yang dianggap mempunyai nilai tersendiri untuk beramal. Memperingati 10 Muharam itu pun dimanfaatkan oleh Pemerintah beserta masyarakat Dusun (Desa) Tenam.

Bersama dengan masyarakat Dusun Tenam, Kecamatan Tanah Sepenggal Kabupaten Bungo. Pemerintah Dusun dan masyarakat Dusun Tenam ini menggelar kegiatan peduli serta berbagi dengan anak yatim piatu, setidaknya ada 7 anak yatim dan piatu yang disantuni.

“Kegiatan peduli dan berbagi bersama Anak yatim ini merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya yang dilakukan oleh masyarakat Dusun Tenam,” ungkap Zamsofwan. Kamis (20/9/2018)

Menurutnya, kegiatan tersebut akan terus dilakukan setiap tahunnya, bahkan ia menyebutkan akan terus ditingkatkan setiap tahunnya. “Anak yatim piatu ini adalah tanggung jawab bagi kita semua, jadi momen 10 Muharram harus di manfaatkan dengan sebaik mungkin.” singkatnya.

Ahmad Pudaili selaku ketua Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Dusun Tenam menyebutkan, selain santunan anak yatim piatu yang menjadi tujuan utamanya, 10 Muharram ini menjadi menariknya adalah hidangan “Bubur Asyura”.

Bubur yang diberi nama “Bubur Asyura” tersebut terbuat dari tepung beras itu menjadi hidangan khas setiap peringatan 10 Muharram di Dusun Tenam.

“Bubur Asyura ini ciri khas ketika 10 Muharram, jadi setiap tahunnya hidangan makan bersamanya ialah Bubur Asyura.” pungkas Ahmad Pudaili.

Penulis : Firman Toha

Komentar

News Feed