Pasca Banjir Bandang, Sekolah Dipenuhi Lumpur

17

Kerinci – Pasca banjir bandang yang terjadi di kecamatan Siulak Kabupaten Kerinci pada selasa sore kemarin masih menyisakan material sisa banjir bandang seperti lumpur dan bebatuan yang berserakan di jalan-jalan, di surau maupun di sekolah. Rabu (9/10).

Material lumpur yang di bawa banjir bandang menghalangi akses masuk sekolah dasar 222/III desa Dusun Dalam Kecamatan Siulak.

Pihak sekolah dibantu siswa dan siswi, berusaha membersihkan lumpur yang memenuhi seluruh ruangan sekolah.

Menurut Yenni Zelia, kepala SD 222/III desa dusun Dalam mengatakan saat terjadinya banjir bandang kemarin sekolah yang ia pimpin merupakan daerah terparah yang terkena dampak banjir bandang. Saat banjir, air mencapai setinggi paha orang dewasa, di karenakan daerah sekitaran sekolah merupakan tempat yang rendah jadi memudahkan air masuk.

“Semua ruangan dipenuhi lumpur, untuk membersihkan ruangan sekolah kami di bantu siswa dan siswi yang rumahnya tidak jauh dari sekolah,” ujar Yenni.

Disamping itu, musibah banjir bandang juga merusak fasilitas sekolah seperti bangku tamu, meja, alat elektronik dan buku-buku pelajaran.

“Lumpur begitu tebal, membuat kami pihak sekolah kesulitan membersihnya,” tandasnya

Reporter : Asep Sanjaya
Editor : Ahmad Pudaili

Facebook Comments