oleh

DPRD Kabupaten Bungo, Terima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IV DPRD Kota Jambi

Share

Muara Bungo – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bungo menerima kunjungan anggota komisi IV dari DPRD Kota Jambi.

Kunjungan komisi IV tersebut merupakan bagian kerja sebagai dalam rangka melaksanakan tugas dan fungsi dari Komisi IV DPRD Kota Jambi

Kunjungan tersebut disambut oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bungo, Jumiwan Aguza,S.M Kamis Pagi (25/06)

Pertemuan kedua parlemen tersebut berlangsung di ruang Bapemperda membahas berbagai aspek seperti mengenai dana covid 19, jadwal masuk sekolah, dan sekaligus melihat program JDIH yang telah mendapat penghargaan dari Kementrian.

Ketua Komisi IV DPRD Kota Jambi, Jasrul mengatakan kunjungan kami ke DPRD Kabupten Bungo hari ini ada beberapa hal yang ingin kami lihat untuk jadi bahan perbandingan kami, sebab Kabupaten Bungo sudah masuk zona hijau atau new normal.

“Pertama kami ingin melihat bagai mana sistem sekolah di Kabupaten Bungo, sebab di jambi proses belajar mengajar belum boleh masuk ke kelas, dan bagian mana sistem peneriaman,”ungkap jasrul saat di wawancara

Kemudian bagai mana pengaruh covid 19 terhadap tenaga kerja yang ada di Kabupaten Bungo, dan juga kami ingin mengetahui juga seperti apa anggaran covid 19.

“Terlahir kami ingin melihat progran yang luar biasa yang pernah mendapat penghargaan dari kementrian yaitu program Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH), kami juga ingin program tersebut bisa di contoh oleh sekretariat agar praduk-produk hukum kota jambi bisa di lihat oleh masyarakat banyak,”Tutup Jasrul

Sebagai tuan rumah, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bungo, Jumiwan Aguza,S.M yang biasa di sapa Jon tersebut menyambut dengan ucapan selamat datang.

Sebelumnya saya ucapkan selamat datang di Kabupaten Bungo Setelah beberapa bulan kami tidak bisa melakukan aktivitas secara langsung. Namun, tidak mengurangi fungsi kami sebagai wakil rakyat.

“Terkait dengan sistem sekolah, sampai hari ini kami belum mendapatkan laporan dari dinas pendikan, kalo masalah anggarab covid 19 Kabupaten Bungo menyiapkan anggaran 179 M, namun yang terpakai baru 8 M, 3 M, terpakai untuk Operasional tim gugus tugas, 5 M untuk bantuan dampak covid 19 sisanya kembali ke daerah,”Jelas Jumiwan.

Kemudian Jumiwan Aguza juga menjelaskan terkait dengan pengaruh pendemi Covid 19, yang mana Kabupaten Bungo mengalami damapak di berbagai sektor sehingga berdampak pada PAD.

“Hal tersebut terjadi karena banyaknya sektor publik yang tutup dan tidak beroperasi. namun, saat ini Kabupten Bungo mulai membangkitkan perekonomian seiring dengan penerapan adaptasi baru,”Tutup wakil ketua DPRD Bungo. (Ares)

Komentar

News Feed