oleh

Kasus Penganiayaan Anak SD di Dusun Candi Berlanjut ke Proses Hukum

Share

Muara Bungo – Merasa tidak senang anaknya di aniaya, Marjohan (ayah korban) melapor pelaku penganiayaan terhadap anaknya ke pihak Polsek Kecamatan Tanah Sepenggal.

Saat ditemui di Mapolsek Kecamatan Tanah Sepenggal, Marjohan sangat berharap kepada pihak Kepolisian untuk mengusut masalah penganiayaan ini.

“Kami minta kepada pihak Kepolisian agar kasus ini segera di tindaklanjuti, kami tak terima anak kami di aniaya. Dan kami akan terus melanjutkan kasus ini keranah hukum,” kata Marjohan Rabu (12/12/2018)

Bripka Marta Gayo, kanit Reskrim Polsek Kecamatan Tanah Sepenggal membenarkan bahwa orang tua korban sudah melapor kejadian tersebut ke Mapolsek.

“Benar, orang tua korban sudah melapor, dan ayah korban (Marjohan/Pelapor) sudah kami BAP. Kasus ini sedang dalam penyelidikan”. Cetusnya.

BACA : https://titikjambi.com/berita-selengkapnya/arapah-siswa-kelas-2-sd-diduga-dianiaya-anak-oknum-rio-kades/

Sebelumnya, kekerasan tersebut terjadi terhadap Arapah 8 tahun yang masih duduk dibangku kelas dua Sekolah Dasar (SD). Arapah diduga dianiaya oleh salah seorang warga Candi yang berinisial A (35) yang juga menurut keterangan warga A ini adalah anak dari oknum Rio (kades).

Selain anak dari oknum Rio, terduga pelaku penganiayaan tersebut ternyata juga karyawan honorer di Dinas Damkar dan Pol PP Kabupaten Bungo, yang bertugas di sektor Kecamatan Tanah Tumbuh.

Penulis : Firman Toha
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed