Kuatkan Swasembada Pangan, Dinas TPHPbun Tanam Padi Sistem Jajar Legowo (4:1)

Titik Bungo2422 Dilihat
Share

Muara Bungo – Upaya dalam menguatkan swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Bungo melalui Dinas TPHPbun melakukan penanaman perdana dengan sistem tanam Jajar Legowo (4:1) di Dusun Bukit Sari.

Kegiatan penanaman perdana tersebut di hadir oleh Kadis TPHP, Kabid Sapras dan Pangan, Datuk Rio, tim penyuluh dan ketua kelompok tani.

Dalam kesempatan tersebut, ketua Kolompok Tani Aryadi mengucapkan terimakasih banyak kepada Bupati dan Wakil Bupati melalui Dinas TPHPbun telah membantu petani.

“Selain dapat bantuan bibit, kami juga di ajarkan bagai mana cara menanam padi yang baik, agar bisa meningkatkan produksi dan menghemat pemakaian pupuk,” ujar Aryadi

Kadis TPHPbun, Muhammad Hasbi menjelaskan dalam melaksanakan usaha tanam padi ada bebarapa hal yang menjadi tantangan kita salah satunya yaitu bagaimana upaya ataupun cara yang harus dilakukan untuk mendapatkan hasil produksi padi yang tinggi.

“Untuk mewujudkan upaya tersebut masih terkendala, karena jika diperhatikan masih banyak petani yang belum mau melaksanakan anjuran sepenuhnya,” ungkap Hasbi

Sebagai contoh dalam hal sistem tanam masih banyak petani yang bertanam tanpa jarak tanam yang beraturan. Padahal dengan pengaturan jarak tanam yang tepat dan teknik yang benar dalam hal ini adalah sistem tanam jajar legowo maka akan diperoleh efisiensi dan efektifitas pertanaman serta memudahkan tindakan kelanjutannya.

Baca Juga :  Besok, SZ-EMH Deklarasikan Pencalonan dan Akan Mendaftar ke KPUD Bungo

“Alhamdulillah hari ini Dusun Bukit Sari telah menerapkan sistem tanam legowo 4:1 seluas 200 Ha, karena menurut penelitian balai pengkajian teknologi pertanaian sistem jajar legowo 4:1 akan menghasilkan produksi beras yang tinggi,” tandasnya

Oleh sebab itu, Hasbi berharap agar petani padi menerapkan sistem tanam jajar legowo (4:1), karena tipe jajar legowo ini telah terbukti dapat meningkatkan produksi padi yang sangat signifikan.

Reporter : Ares Sandra
Editor : Ahmad Pudaili