Lahan Pertanian Kekeringan, Warga Minta Pemerintah Bangun Irigasi

57

Kerinci – Puluhan hektar persawahan milik Warga desa Sanggaran Agung Kecamatan Danau Kerinci kabupaten Kerinci, terancam tidak bisa di garap akibat kekeringan yang terjadi beberapa bulan terakhir.

Menurut pantauan tim Titikjambi.com, lahan pertanian yang mengalami kekeringan berada di daerah selatan desa Sanggaran Agung yang biasa di sebut oleh warga dengan nama daerah Balun, tepatnya arah menuju desa Talang Kemulun.

Setiap musim kemarau daerah tersebut menjadi langganan kekeringan. Dikarenakan untuk mengairi persawahan, warga masih mengandalkan sumber mata air dari Batang Sungai Kerinci dengan cara membuat irigasi semi permanen yang membelah sungai tersebut, jika sumber mata air kerinci mengering berimbas berkurangnya pasokan sumber mata air untuk mengairingi persawahan.

Menurut Hamzah, salah satu warga mengatakan, hingga kini warga desa Sanggaran Agung belum bisa turun ke sawah, di karenakan tidak adanya air untuk menggarap persawahan, biasanya petani di sini hanya mengandalkan sumber mata air dari Batang Sungai Kerinci agar bisa turun ke sawah.

“Jika volume sungai Kerinci besar, kami warga secara suka rela melakukan gotong royong serentak untuk membuat irigasi semi permanen yang terbuat dari bambu yang sudah di belah, kemudian di pasangkan di tengah sungai agar air mau masuk ke irigasi. Irigasi permanen ini hanya bisa di gunakan satu kali pakai, jika ingin turun ke sawah lagi maka harus membuat irigasi lagi.” ungkap Hamzah

Disamping itu, warga berharap adanya perhatian pemerintah untuk membuat irigasi yang permanen, sehingga jika musim kemarau datang puluhan hektar persawahan milik warga masih tetap bisa di gerap, di karenakan irigasi yang baik.

Reporter : Asep Sanjaya
Editor : Ahmad Pudaili

Facebook Comments