oleh

Tak Terima Dituduh Merusak Drainase, H. M Yani Bantah Tuduhan MZ

Share

Muara Bungo – Polemik pembangunan drainase di Kampung Pulau Rantau, Dusun (Desa) Seberang Jaya Kecamatan Bathin II Pelayang terus berlanjut. Pasalnya, pembangunan drainase sepanjang 635 meter yang menelan dana desa sebesar Rp 144.240.000 di duga sengaja di rusak.

Dan tuduhan itu tertuju kepada salah satu warga Dusun Sebrang Jaya yaitu H. M. Yani, hal ini sesuai isi surat laporan oleh MZ (selaku Tim Pengelola Kegiatan) ke Polsek Bathin II Pelayang.

Drainase yang baru saja di bangun

Tak terima dengan tuduhan itu, H. M Yani membantah tuduhan itu, Ia menyebutkan bahwa dirinya tidak pernah melakukan pengrusakan terhadap drainase yang baru saja di bangun di Dusun Seberang Jaya tersebut. Tepatnya drainase yang berada didepan rumahnya.

Hanya saja, H. M. Yani mengakui memasuki air menggunakan selang air untuk menguji apakah air di drainase tersebut bisa mengalir dengan baik, itupun atas suruhan istrinya yang menjabat sekretaris BPD Dusun Sebrang Jaya, dan hal tersebut dilakukannya setelah 14 jam sesudah pengecoran drainase. “Jadi apa yang di dikatakan pelapor itu tidak benar, sama sekali tidak itu adalah rekayasa,” tuturnya, Jumat (26/10/2018)

Selain itu, H. M Yani juga membenarkan bahwa perkara tersebut sudah di tangani pihak Polsek Bathin II Pelayang dan H. M Yani juga sudah pernah di panggil untuk di mintai keterangan.

“Siap mengikuti proses hukum, kasus ini sedang di tangani pihak kepolisian, kita berharap kebenaran selalu di tegakan, yang benar katakan benar yang salah katakan salah.” tutupnya

Menanggapi hal tersebut, Dathin (kades) Dusun Sebrang Jaya Malini, mengatakan bahwa silahkan ikuti prosedur yang ada, apa yang pihaknya laporkan sesuai dengan kejadian yang ada dilapangan, Malini juga mengatakan bahwa dua bulan yang lalu pihak terlapor H. M Yani sempat melaporkan dirinya ke inspektorat kabupaten bungo.

“Kalau mereka membantah itukan hak mereka, akan tetapi laporan kami sesuai fakta dilapangan, pihak terlapor juga pernah melaporkan saya ke inspektorat dua bulan yang lalu tapi sampai saat ini belum bisa di buktikan.” jelasnya saat dikonfirmasi melalui via telpon.

Penulis : Firman Toha
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed