oleh

Khairullah : Mahasiswa Kukerta Harus Mampu Memahami dan Beradaptasi Budaya Setempat

Share

Sarolangun – Sebanyak 52 mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT), Darul ‘Ulum Sarolangun, mengikuti pembekalan Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) di Aula Kampus STIT Darul ‘Ulum Sarolangun, Kecamatan Bathin VIII, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (27/10/2018).

Ketua Panitia Kukerta Angkatan ke XIII Tahun Akademik 2018/2019, Mawardi M.Pd.I mengatakan, Pembekalan akan dilaksanakan selama dua hari, kuliah kerja nyata merupakan mata kuliah wajib, yang harus diikuti setiap mahasiswa yang akan menyelesaikan studinya.

Untuk tempat mahasiswa Kukerta ada empat kecamatan, tiga kecamatan di kabupaten Sarolangun dan satu kecamatan di kabupaten Muara Tara, provinsi Sumatera Selatan.

“Untuk tempatnya, Kecamatan Pauh di desa Batu Kucing, kecamatan Cerminan Gedang di desa Sekamis, kecamatan Batang Asai di desa Lubuk Bangkar dan kecamatan Rawas di desa Sungai Baung. Untuk Pelepasannya peserta akan dilaksanakan pada 28 Oktober dan akan ditarik kembali pada 29 Desember 2018.” kata Mawardi

Sementara itu Ketua STIT DU Khairullah S.Ag, M.Pd l mengatakan, Pembekalan mahasiswa kukerta Sangat penting sekali sebelum ditempatkan dilokasi kukerta, baik itu fisik maupun kemampuan secara kopetensi.

“Kukerta merupakan kulyah dilapangan bukan kuliah dilokal, tentunya kita akan mencocokkan apa yang kita dapat didunia akademis dengan persoalan dilapangan, tentu saja sesuai dengan tridarma perguruan tinggi,” kata Khairullah

ia menegaskan, Ikuti pembekalan ini dengan sebaik mungkin, dan di manapun nanti peserta kukerta di tempatkan harus bisa memahami dan beradaptasi.

“Sebab dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung, dan tentu budaya berbeda-beda, maka kita harus memahami dan beradaptasi dengan baik,” tegasnya

“Siapa yang tingkat otodidaknya tinggi, maka dialah yang akan banyak mendapat pengelaman lebih dimasa kukerta. Dan untuk Dosen Pembimbing Lapangan harus ada kordinasi dengan peserta kukerta,” tambahnya

Penulis : Rayan Arpandi
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed