oleh

Terkendala Biaya, Ibu Aisyah Penderita Tumor Ganas Butuh Uluran Tangan Dermawan

Share

Muara Bungo – Ibu Aisyah (65) tahun warga dusun (desa) Lubuk Landai kecamatan Tanah Sepenggal Lintas hanya bisa pasrah dan terbaring lemah di rumahnya. Pasalnya, ia menderita tumor ganas stadium 4.

Penyakit yang ia derita ini sudah lama, bahkan sudah berobat kemana-mana. Sejak tau penyakit yang ia alami, sudah 3 kali ia melakukan operasi sejak pada tahun 2014, 2016 dan 2019. Namun penyakit yang ia derita belum juga sembuh.

Kini, kondisi kesehatannya semakin hari semakin memburuk, dan tak kunjung sembuh. Dan dirinya juga merupakan warga kurang mampu, sehingga untuk berobat lagi tak memiliki biaya.

Ibu Aisyah yang tergolong warga kurang mampu ini juga sudah menjual hartanya yang ia miliki demi kesembuhan penyakit yang dideritanya. Namun, lagi lagi penyakit yang ia derita masih terus melekat di tubuhnya.

Saat ini, untuk peluang kesembuhan penyakit Ibu Aisyah harus operasi menggunakan laser, tentu pengobatan ini membutuhkan biaya yang besar. Itupun harus dibawa ke RS di Padang dan RS di Jakarta.

Mardawi, salah satu anak dari ibu Aisyah mengakui sudah banyak biaya untuk mengobati ibunya, namun tak kunjung sembuh. Menurut keterangan dokter tuturnya, penyakit ibunya tidak bisa lagi di oparasi kecuali di laser.

“Menurut dokter penyakit ibu saya tidak bisa di operasi lagi, kecuali menggunakan laser, dan lasernya pun hanya ada di Padang dan Jakarta, setelah itu di luar negri, tentu hal ini membutuhkan biaya yang besar,” ungkap Mardawi, Kamis (11/07/2019

Maka dengan itu, pihak keluarga begitu membutuh dan mengharapakan uluran tangan para dermawan. Dan kami dari Media Online Titikjambi.com juga menghimbau kepada para dermawan yang tersentuh hatinya untuk membantu meringankan beban dan biaya pengobatan ibu Aisyah bisa langsung hubungi, Mardawi Nomor hp : 0852 6611 2554.

Atau bagi yang ingin mendonasikan bisa langsung kirim ke rekening Bank Mandiri 110-00-1085543-2 atau BRI syariah 1026784367 a.n Mardawi dari anak ibu Aisyah.

Reporter : Firman Toha
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed