Tinjau Razia Vaksin, Cek Endra : Sistem Seperti ini Bagus

Titik Sarolangun439 Dilihat
Share

Sarolangun – Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra turun langsung meninjau pelaksanaan razia vaksin di persimpangan Kantor Bupati Sarolangun, Kelurahan Sarolangun Kembang, Kecamatan Sarolangun, Rabu (23/02/2022).

Turut mendampingi Wakil Bupati Sarolangun H Hillalatil Badri, Sekretaris Daerah Ir Endang Abdul Naser, Kapolres Sarolangun AKBP Anggun Cahyono, S.Ik, Kepala Disdikbud Sarolangun Helmi, Kasat Pol PP Sarolangun Drs H Muslihadi, Kakan Kesbangpol Hudri serta sejumlah pejabat lainnya.

Dalam kegiatan razia tersebut, Tim gabungan yang dikerahkan memeriksa masyarakat yang melintas di simpang kantor bupati Sarolangun apakah sudah mendapatkan suntikan vaksin baik dosis pertama, kedua maupun ketiga.

Masyarakat maupun pengendara dari luar kabupaten Sarolangun yang melintas langsung dimintai untuk divaksin di gerai yang di sediakan.

Bupati Sarolangun Cek Endra menilai cara tersebut efektif untuk mengejar target capaian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Sarolangun, dengan cara menyetop para pengendara tidak lagi melakukan sosialisasi. Melainkan pengendara yang belum vaksin, langsung di vaksin di gerai yang disiapkan dengan tenaga Vaksinator yang kompeten.

Baca Juga :  Hadiri Peringatan HUT Bhayangkara Ke-76 Tahun 2022, Henrizal : Selamat hari Bhayangkara ke-76

“Saya pikir sistem seperti ini bagus, kita tidak repot membujuk masyarakat untuk minta di vaksin,” katanya

Menurutnya, saat ini tindakan yang dilakukan pihaknya dan bersama kepolisian ialah tindakan setengah memaksa, karena masyarakat yang melintasi jika belum divaksin maka tidak diperbolehkan lewat.

“Kalau belum di vaksin tidak boleh lewat. Ini program akan diteruskan dan kami Pemda akan mendukung,” katanya.

Ia juga menjelaskan, pelayanan administrasi di kantor kecamatan yang diharuskan menggunakan bukti vaksinasisi Covid-19, memang belum memancing masyarakat untuk banyak di vaksin. Namun Dengan menyetop, dengan memberikan solusi dan diberikan vaksin.

“Banyak juga yang senang tadi saya lihat, mungkin karena tidak sempat. Jadi melihat ada orang menyediakan vaksin, masyarakat juga senang, tidak menganggu pekerjaan karena bisa sambil kepasar. Alhamdulillah dalam satu hari bisa 2.500-2700 dosis yang digunakan,” katanya. (Rayan)