Sarolangun – Satu diantara program pemerintah pusat yaitu program padat karya sudah dilakukan di Kabupaten Sarolangun.
Program kerakyatan yang juga sekaligus menjawab ekonomi masyarakat karena dampak Covid-19. Padat karya berupa swakelola dengan pembersihan drainase, irigasi dan tebas bayang jalan menuju desa-desa yang melibatkan para pekerja seluruh masyarakat desa itu sendiri.
“Benar, semak jalan ini mengganggu sehingga terjadi kecelakaan, tebas bayang ini bermanfaat sekali,” kata Bupati Sarolangun, Cek Endra saat tinjau padat karya di Desa lidung. Selasa (5/5/2020)
Ia juga mengatakan, padat karya tunai yang menganggarkan sebanyak kurang lebih Rp. 5 Miliar itu akan berlanjut serentak seluruh desa terhadap 120 kegiatan yang serentak semua desa.
“Hari kamis seluruh desa terhadap 123 titik kegiatan dan tidak menutup kemungkinan ada bertambah kegiatannya. Upah harian satu hari diberikan 100 ribu dan seluruh kepala desa adalah korlapnya,” pungkasnya
Reporter : Rayan Arpandi


























