oleh

Diduga Pengedar Sabu, Wanita Paruh Baya Ditangkap Polisi

Share

Sarolangun – Satresnarkoba Polres Sarolangun berhasil mengamankan satu orang pelaku yang diduga sebagai pengedar barang haram jenis narkotika (Sabu).

Pelaku tersebut merupakan seorang wanita separuh baya yang berinisial ID (40) warga asal Kecamatan Sarolangun, yang diamankan aparat kepolisian saat sedang membawa narkoba jenis shabu di Jalan Lintas Sumatera Simpang lampu merah, kelurahan pasar Sarolangun.

Kapolres Sarolangun AKBP Deny Heryanto, S.IK, M.Si melalui Kasat Resnarkoba AKP Tongam Manalu, membenarkan adanya penangkapan satu orang pelaku tersebut, yang saat ini sudah diamankan di Mapolres Sarolangun untuk pengembangan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Benar, pada hari kamis tanggal 05 Desember 2019 sekira pukul 02.30 WIB telah dilakukan penangkapan terhadap satu orang pelaku yang diduga tindak pidana narkotika di Jalinsum Simpang Lampu Merah Kel. Pasar Sarolangun Kec. Sarolangun Kab. Sarolangun oleh anggota Satresnarkoba,” katanya

Kronologis penangkapan berawal informasi dari masyarakat, dan tim Opsnal langsung melakukan pembuntutan terhadap terduga pelaku yang dipimpin oleh Kanit Opsnal, setelah diperempatan lampu merah tim Opsnal menyalip kendaran bermotor yang diduga pelaku, dan saat itu juga pelaku terlihat membuang 1 klip plastik diduga narkotika sabu.

Setelah itu melarikan diri, dan aparat melakukan pengejaran hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan. Setelah diintrogasi, pelaku mengakui bahwa benar membuang narkotika tersebut.

“Pelaku dibawa ke kosan milik pelaku yang beralamat di Kelurahan Sukasari Kec. Sarolangun dan dilakukan penggeledahan yang disaksikan warga setempat, dan ditemukan didalam lemari pelaku 9 klip plastik diduga sabu dan 1 klip plastik yang berisikan 7 butir pil warna biru diduga pil ekstasi dan sejumlah uang,” tuturnya.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan berupa 10 (Sepuluh) klip plastik berisi serbuk kristal bening diduga narkotika jenis shabu dengan berat bruto 10,36 gram, 7 ( tujuh) butir pil warna biru diduga narkotika jenis ekstasi dengan berat bruto 3 gram, dan uang tunai sebesar Rp. 6.500.000 (enam juta lima ratus ribu rupiah), Satu unit HP merek xiomi, serta satu unit sepeda motor Mio tanpa nomor Polisi.

“Pelaku terancam dikenakan sanksi sesuai pasal 114 ayat (2) atau Pasal 112 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara,” tandasnya.

Reporter : Rayan Arpandi
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed