Sarolangun – Bupati Sarolangun Drs H Cek Endra menghadiri sekaligus membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Sarolangun tahun 2023, Rabu (23/03/2022) di ruang pola Kantor Bupati Sarolangun.
Dalam laporannya, Kepala Bappeda Sarolangun H Muhammad mengatakan bahwa kegiatan Musrenbang RKPD Kabupaten Sarolangun didasari atas Undang-undang nomor 25 tahun 2004 tentang sistem perencanaan pembangunan nasional Dan Permendagri nomor 86 tahun 2017 tentang tata cara pelaksanaan dan pengendalian pembangunan daerah.
“Dalam kegiatan ini mendatangkan tiga Nara sumber yang akan memaparkan prioritas pembangunan nasional dan provinsi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Sarolangun Cek Endra menyambut baik pelaksanaan Musrenbang RKPD yang merupakan terakhir kalinya dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022. Tentunya dengan pelaksanaan ini nantinya dapat merumuskan penyusunan perencanaan pembangunan yang selaras dengan RPJMD Provinsi Jambi dan Pemerintah Pusat.
“Kami bersykur bahwa pertumbuhan ekonomi di provinsi Jambi, kabupaten Sarolangun tertinggi. Sarolangun juga memiliki hasil tambang yang banyak yang bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Pusat pengembangan ekonomi kita, Perencanaan kita sudah bagus tapi yang kurang itu keuangan daerah kita. Sehingga aspirasi dan usulan dari masyarakat telambat realisasinya,” katanya.
Cek Endra juga berharap nantinya melalui musrenbang ini dapat merumuskan perencanaan pembangunan daerah dalam mengatasi permasalahan yang terjadi di kabupaten Sarolangun, khususnya persoalan illegal driling di kecamatan Pauh dan persoalan aktivitas penambangan emas tanpa izin.
“Bagaimana ada solusi dari potensi ini yang diatur secara perda atau aturan yang lebih tinggi bagaimana masyarakat menikmati hasil bumi dengan cara legal. Berkaitan dengan kehadiran dirjen perhutanan sosial KLHK bahwa Sarolangun aktif sekali mendorong program klhk baik dalam menyelesaikan konflik lahan,” katanya.
Cek Endra juga menekankan agar pemerintah Kabupaten Sarolangun tetap fokus dalam peningkatan ekonomi kerakyatan sebagaimana program pemerintah pusat di tengah masa pandemi virus Corona.
“Di Sarolangun sudah ada program Percepatan Pembangunan desa dan Kelurahan (P2DK) yang memiliki tujuan untuk peningkatan ekonomi desa,” katanya (Rayan)























