oleh

Pleno KPU Bungo Ricuh, Saksi Partai Demokrat di Usir Dari Ruangan

Share

Muara Bungo – Rapat pleno penghitungan suara tingkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bungo dimulai pada sejak tanggal 2 Mei 2019 yang bertempat di ballroom Semagi Hotel Muara Bungo.

Pantauan Titikjambi.com dilapangan, selama dua hari berlangsung pleno KPU Bungo memang ada terjadi perdebatan kecil antara sejumlah saksi Partai politik dengan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan KPU, karna ada sebagian ditemukannya perselisihan suara di DA1 yang saksi punya dengan DA1 PPK.

Namun proses penghitungan suara selama dua hari tersebut masih bisa diatasi oleh KPU Bungo. Dan masih bisa diselesaikan dengan baik antara saksi partai.

Sekira pukul 22:30 WIB, pada Sabtu malam 4 Mei 2019, yang merupakan dihari ketiga rapat pleno penghitungan suara hasil tingkat KPU Bungo terjadi kericuhan yang sampai pengusiran terhadap saksi partai.

Kericuhan ini dipicu dari sanggahan dari saksi partai demokrat yang tak terima hasil DA1 yang di bacakan PPK Bathin III Ulu, dikarenakan DA1 yang di bacakan PPK Bathin III Ulu ada perselisihan suara dengan DA1 yang ia miliki.

Ketika itu, saksi Partai demokrat tersebut mengajukan keberatan terhadap PPK Bathin III Ulu dan KPU, dan meminta KPU untuk membuka DA1 Plano.

Berjalannya waktu, situasi perdebatan antara saksi paratia Demokrat dan PPK makin memanas, sehingga saksi partai Demokrat yang melakukan protes tersebut di usir dari ruang sidang dengan alasan demi keamanan dan kelancaran sidang yang sudah berlangsung.

Ketika itu juga, saksi partai Demokrat menolak di usir lantaran dirinya merupakan saksi yang sah dari partai dan memiliki mandat sesuai aturan.

“Jika kesalahan hanya satu kali kami maklumi, namun perselisihan suara DA1 PPK dengan DA1 yang kami pegang jauh berbeda, malah beralasan salah infut dan lain sebagainya. Saya saksi yang memiliki mandat yang sah, malah saya yang di usir dari ruang rapat pleno, ada apa?,” kata Jhon dengan nada kesal.

Sementara, rapat pleno tingkat KPUD Bungo saat penghitungan suara pada Kecamatan Bathin III Ulu yang berlangsung di bawah pengamanan ketat aparat kepolisian tetap dilanjutkan. Dan saksi partai Demokrat tersebut tetap tak dikenan lagi masuk ruangan.

Reporter : Ares Sandra
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed