oleh

Maraknya Dugaan Korupsi Dana Desa, Bupati Bungo Akan Panggil Rio – Rio

Share

Fungsi dan Kinerja Pendamping Desa Dipertayakan


Muara Bungo – Belakangan ini, beberapa dusun (desa) di Kabupaten Bungo begitu banyak permasalahan dan kisruh ditengah masyarakat, permaslahan dan kisruh itu semua berkaitan dengan pengelolaan Dana Desa yang dikelola oleh pihak desa.

Hal ini terlihat dari reaksi kritis masyarakat belakangan dari beberapa dusun yang mendatangi kantor Bupati Bungo, kehadiran ratusan masyarakat ke Kantor Bupati Bungo tersebut menuntut transparansi serta minta pemerintah daerah tegas terhadap pelaku penyelewengan dana desa yang dilakukan oleh oknum Rio.

Menanggapi hal ini, bupati Bungo H. Mashuri mengaku prihatin terhadap desa – desa yang bermasalah tersebut. Sehingga atas pengaduan masyarakat ada beberapa oknum Rio (kades) yang dilaporkan ke pemerintah daerah maupun dilaporkan ke aparat penegak hukum dugaan penyelewengan dana desa.

“Kita sudah mengambil langkah – langkah terkait hal ini, dalam beberapa hari kedepan kita akan kumpulkan Rio-Rio, BPD beserta tokoh – tokoh masyarakat,” ungkap H. Mashuri saat dijumpai setelah membuka Sosialisasi di KPU. Rabu (30/01/2018)

Bupati H. Mashuri juga mengatakan, dalam pemanggilan Rio nanti akan dipanggil sesuai Kecamatan masing – masing. “Insyaallah jumat mendatang dua atau tiga kecamatan yang akan kita panggil, dan jadwalnya sudah di atur oleh PMD,” tambah bupati

Selain pemerintah daerah, H. Mashuri juga menyebutkan unsur Forkompimda juga akan diikut sertakan dalam memberi pemahaman dalam tata cara pengelolaan dan penyelenggaraan pemerintahan dusun (desa) yang baik dan benar.

“Dalam pemberian pemahaman penyelenggaraan pemerintah dusun, nanti kita akan libatkan unsur forkompimda, seperti Kejari dan Polres,” tambah Bupati

Bupati berharap, kedepan tak ada lagi kejadian – kejadian seperti ini. “Kedepan hendaknya jangan ada lagi komplik – komplik yang terjadi di desa, sinergisitas antara Rio, BPD dan masyarakat harus terbuka,” harap bupati

Namun disisi lain, yang menjadi pertanyaan besar bagi masyarakat adalah kinerja bagi Pendamping Desa. “Kisruh dana desa.!!!, Setau saya ada pedampingnya, kenapa masih juga banyak permasalahan yang timbul? Apa fungsi seorang pendamping?,” tanya Adhe Hariatna, dihalaman facebook pribadinya, yang merupakan salah satu pimpinan media online

Bahkan, dari sekian banyak komentar yang ada di status facebook Adhe Hariatna, para warganet ikut menanyakan tugas dan kinerja pendamping desa. Hingga berita ini diterbitkan sudah mencapai 28 komentar.

Penulis : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed