oleh

Hindari Saling Klaim, Bappeda Ajak Pelaku Usaha Daftarkan Hak Paten

Share

Sarolangun – Pemerintah kabupaten Sarolangun melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) mengajak para pelaku usaha untuk mendaftarkan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) atau hak paten ke Dirjen Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementrian Hukum dan HAM Republik Indonesia.

Kepala Bidang Litbang Bappeda, Al Khawarizmi mengatakan bahwa, untuk mendaftarkan HAKI para pelaku usaha bisa mendaftar, karna pihaknya melakukan sosialisasi kekayaan intelektual bagi para pelaku usaha dengan mendatangkan narasumber dari Dirjen Kekayaan Intelektual Kemenkumham.

“Sosialisasi ini upaya kita mendorong pelaku usaha untuk mendaftarkan ke DJKI, sehingga legalitasnya terjaga. Sekarang bisa daftarkan melalui online atau situs Dirjen DJKI, jadi kita sangat terbantu lah, sehingga tidak perlu mengurus ke Jakarta,” ungkapnya, Senin (25/11/2019).

Ia juga mengatakan, hal ini dilakukan supaya lebih terjaga dan tidak ada yang mengklaim atas produk usaha yang telah dirintis bagi pelaku usaha.

Sehingga usaha tersebut benar-benar didirikan pelaku usaha yang bersangkutan, sehingga legalitas dan kepastian hukumnya ada dan tidak terjadi klaim dari pihak lain.

“Jika ingin mendaftarkan hak kekayaan intelektual terhadap usaha tersebut segera mengurus surat rekomendasi ke dinas terkait, yakni Dinas UMKM, Perindustrian dan Perdagangan, Koperasi. Sebab, tanpa surat rekomendasi itu, pelaku usaha akan dikenakan biaya sebesar Rp 1,8 juta,” jelasnya

Berbagai usaha bisa, diantaranya usaha kuliner, ole-ole, kerajinan tangan, cindera mata, atau juga hak cipta lainnya. Baik berbentuk makanan atau minuman, baik itu sifatnya ada yang kelompok ada juga yang pribadi. “Yang memiliki usaha, silahkan mendaftarkan secara online,” singkatnya

Reporter : Rayan Arpandi
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed