oleh

Jaga Tradisi Goro, Pembangunan Masjid di Pulau Buayo Butuh Uluran Tangan

Share

Sarolangun – Puluhan warga Desa Pulau Buayo, kecamatan Bathin VIII, Terlihat kompak gotong royong membangun Masjid. Bukan hanya kaum pria, kaum ibu dan pemuda juga kompak gotong royong, Sabtu (26/12/2020).

Pantauan di lapangan terlihat warga mengangkat semen, memasukan koral ke mesin penggiling (molen), memasukan adukan semen ke ember dan sebagian lagi sedang mengangkut adukan semen, sementara ibu-ibu kompak memasak untuk makan siang.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Pulau Buayo, Akbar mengatakan, dirinya mengaku bahwa tradisi gotong royong membangun masjid sudah menjadi tradisi warga desa Pulau Buayo.

“Selain goro membangun masjid, membangun rumah pun gotong royong dengan melibatkan semua masyarakat, tidak pandang bulu, Alhamdulillah masih terjaga sampai saat ini, berkat kesadaran warga,” katanya.

Sementara itu imam masjid Desa Pulau Buayo mengatakan kondisi Masjid Darussalam ini masih sangat memperihatinkan. Demi kelanjutan pembangunannya, masih sangat membutuhkan uluran tangan para kaum dermawan.

“Pembangunan tetap dilanjutkan meski dana sangat terbatas. Namun dengan demikian kami tetap berusaha dan berharap adanya bantuan dana untuk melanjutkan rumah ibadah ini. Bagi kaum dermawan yang ingin sedekahkan hartanya bisa menghubungi langsung panitia atau lewat nomor rekening BRI atas nama Masjid Darussalam dengan nomor rekening 8062-01-004454-53-4,” harapnya.

Ia juga sangat berharap bagi warga atau siapa saja yang bercukupan harta, untuk mendonasikan, mensedekahka hartanya untuk investasi akhirat buat kelanjutan pembangunan Masjid Darussalam yang kini membutuhkan uluran tangan para dermawan. “Semacam semen, besi, traplek serta alat bangunan lainnya,” pungkasnya.

Reporter : Rayan Arpandi

Komentar

News Feed