oleh

Wabup Sarolangun Sambut Kunker Pejabat Gubernur Jambi

Share

Sarolangun – Wakil Bupati Sarolangun sambut kedatangan Pejabat Gubernur Jambi Dr.Hari Nur Cahya Murni, M.Si dalam rangka Kunjungan Kerja (Kunker) dan silaturahmi di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko, Kabupaten Sarolangun, Sabtu (06/03/2021).

Kunker PJ Gubernur Jambi Dr. Hari Nur Cahya Murni ke Kabupaten Sarolangun selain berdiskusi masalah pelayanan pemerintahan juga dalam rangka penyerahan bantuan untuk TP PKK Sarolangun dan bantuan Pangan untuk masyarakat di beberapa desa dalam Kecamatan Air Hitam, antara lain Desa Lubuk Jering, Bukit Suban dan Semurung yang terdampak banjir pada  24 November 2020 yang lalu.

PJ Gubernur Jambi dalam sambutannya mengatakan, jika sebagai pelayan publik ada 32 urusan penyelenggaraan pemerintahan yang mesti dilakukan. Sementara terkait pandemi Covid 19 yang saat masih dan adanya refokusing anggaran, menurutnya untuk tahun 2021, kita tetap belajar dari tahun 2020.

“Msalah penanganan Covid 19, ditahun 2021 ini hawanya tetap sama pada tahun 2020 lalu,”katanya

Sementara itu Wakil Bupati Sarolangun H.Hilalatil Badri dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan terima kasih atas Kunjungan Kerja (Kunker) Pj. Gubernur Jambi dan rombongan di Bumi Sepucuk Adat Serumpun Pseko, Kabupaten Sarolangun.

“Atas nama Pemkab Sarolangun Selamat datang dan terimakasih atas Kunker PJ Gubernur Jambi dan rombongan,”katanya

Ia juga menyampaikan beberapa hal kepada PJ Gubernur Jambi, diantaranya pertama terkait menghimbau untuk penerapan Prokes, seperti tetap menggunakan masker dan rajin cuci tangan, kedua Mensukseskan program vaksinasi nasional, dimana ditahap pertama sudah dilaksanakan untuk Nakes, semetara tahap kedua akan dilakukan untuk TNI, Polri dan lain – lain.

“Ketiga terkait masalah PETI, yang mana kami mengusulkan kepada Gubernur Jambi untuk permasalahan ini nantinya bisa menjadi pertambangan rakyat,”katanya

Sementara untuk masalah yang keempat terkait masalah narkoba, kedepannya mengusulkan pembetukkan BNK. Dan untuk yang kelima untuk masalah sistem pemproses perencanaan jika Kabupaten Sarolangun sudah menggunakan SIPD. (Rayan)

Komentar

News Feed