oleh

Dikerumuni Semut Merah, Bayi 8 Bulan Diduga di Bunuh Ayah Kandungnya Sendiri

Share

Muara Tebo – Warga Desa Jambu Kecamatan Tebo Ulu Kabupaten Tebo dihebohkan penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki – laki di perkebunan warga.

Heri, salah satu warga mengatakan. Kabarnya yang pertama kali menemukan mayat bayi tersebut ditemukan oleh salah satu warga Desa Jambu yang hendak pergi ke kebun untuk menyadap karet. (Jumat pagi, 20/07/2018)

“Mayat ditemukan oleh salah satu warga tadi pagi yang hendak pergi motong (Nyadap karet), diduga bayi ini sengaja dibunuh,” sebutnya

Dilansir dari PORTALTEBO.com, bahwa jasad bayi yang bersimbah darah serta dikerumuni serangga (semut merah) tersebut bernama Rifki yang diperkirakan baru berusia 8 bulan. Dan diduga sengaja dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri.

Amsir kakek korban, atau paman dari ayah korban saat dijumpai di rumah duka mengaku sangat shock dan sedih atas insiden ini. “Sedih karena harus kehilangan cucu satu-satunya yang saya sayangi, shock karena tersangka (Tsk) pembunuhnya diduga adalah ponaan saya sendiri yang merupakan ayah kandung dari bayi itu sendiri,“ ujar Amsir.

Amsir menceritakan bahwa sore kemarin, Kamis (19/07/2018) dirinya memang melihat Tsk pelaku cekcok dan saling berebut anak dengan istrinya. Sekitar pukul 22.00 Wib, keponakannya Amsir (istri dari pelaku) itu datang menemui Amsir.

Dari keterangan keponakannya itu, Amsir mengatakan tsk pelaku pergi membawa anaknya, “Takut terjadi hal yang tidak diinginkan, malam itu juga saya dan warga mencari Tsk pelaku. Hingga pukul 03.00 subuh tak kunjung ditemukan,“ jelas

“Tadi pagi saya mendapatkan kabar ada penemuan bayi. Begitu kelokasi dan melihat langsung, ternyata bayi itu adalah cucu saya sendiri. Sontak saja saya langsung sock, apalagi saat melihat ada luka seperti disembelih dibagian leher cucu saya itu,“ tutupnya.

Informasi dilapangan, Rifki merupakan buah hati dari pasangan NN dan DK warga Desa Jambu, Kecamatan Tebo Ulu. Dugaan sementara, korban dibunuh oleh ayah kandungnya sendiri. (TJ/PORTALTEBO.com

Komentar

News Feed