oleh

Sikapi Berbagai Peristiwa, Masyarakat Pulau Buayo Gelar Ritual Tolak Balak

Share

Sarolangun – Masyarakat Desa Pulau Buayo, Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun, menggelar ritual tolak balak, dan mendoakan desanya agar tetap dalam situasi aman dan kondusif. Ritual tolak balak dilaksanakan demi mencegah terjadinya hal-hal yang selama ini telah meresahkan masyarakat.

Isbul Hani warga setempat mengatakan, tolak balak tersebut dilakukan sesuai dengan adat istiadat desa Pulau Buayo. Hal itu, kata dia, untuk menyikapi berbagai kasus yang terjadi diantaranya meninggalnya warga setempat yang disebabkan pulau tempat pengambilan koral dengan menggunkan ekskavator itu mengganggu mahluk halus. Karena meninggalnya warga diyakini ada kaitannya dengan mahluk halus tersebut.

“Sudah hampir satu bulan masyarakat diresahkan. Meski begitu masyarakat tetap harus tenang dan waspada serta lakukan aktivitas seperti biasanya. Maka hari ini kami menyembelih dua ekor kambing dan menaburkan tepung tawa, serta doa bersama. sebagai pengganti dan permohonan maaf,” kata Isbun Selasa (09/10/2018).

Ia juga mengatakan tolak balak itu merupakan tradisi yang juga pernah dilakukan sebelumnya. “Acara ini merupakan acara negri sudah dari nenek moyang. Harapannya setelah ini, tidak ada lagi terjadi kejadian yang meresahkan masyarakat,” harapnya

Penulis : Rayan Arpandi
Editor : Ahmad Pudaili

Komentar

News Feed